Rabu, 18 November 2020

Proses editing bersama Eva

Narasumber malam ini adalah ibu Eva Hariyati Israel, S.Kom.  Asli dari Kupang, NTT.  Beliau adalah alumni kelas belajar menulis gelombang 7. Satu angkatan dengan Ditta Widya Utami, narasumber tempo lalu. Beliau juga salah satu duta Rumah Belajar seperti Bapak Hamzah Ramdhani dari Sulsel.

Mari kita lanjutkan ceritanya😁

Setelah buku dinyatakan diterima tanpa revisi oleh penerbit mayor( penerbit Andi) mulailah proses editing pertama oleh pihak penerbit.
Proses editing ini berlangsung dengan beberapa tahapan hingga buku terbit

1.Editing Sampul : saat sampul pertama kali dikirim  rasanya sudah sangat senang sekali sepeti melihat buku saya sudah jadi😍😍 

2. Editing naskah oleh penerbit, tata kelola urutan dan tulisan disesuaikan dengan konsep dan gaya bahasa kita

3.Setelah editing penerbit naskah proof dikirim kembali ke penulis beserta surat perjanjian penerimaan naskah dan royalty bagi penulis.Sebagai penulis kita diberi kesempatan melihat kembali susunan dan tata bahasa buku kita sebelum dinaikkan ke proses cetak

4.Setelah editing oleh penulis naskah kembali dikirim ke penerbit untuk selanjutnya ke proses cetak.

Berselang 1 bulan setelah editing naskah proof dikirim akhirnya tibalah masa yang ditunggu tunggu launching buku pertama yang dirangkai dengan seminar Digital Mainset yg disajikan melalui bincang daring dengan Prof.Eko melalui zoom dengan TV.Andi

Inilah salah satu keuntungan jika buku kita diterbitkan penerbit mayor, marketingnya tdk lagi membebani kita😁

Selama proses belajar dalam grup menulis bersama om jay ini ,refleksi peristiwa, perasaan dan pembelajaran serta pengembangan diri bisa sahabat dapatkan dalam komunitas menulis ini

Hal yang menarik lainnya yang saya dapatkan dari proses menulis ini dan bisa lolos kurasi dan di terbitkan oleh penerbit Mayor adalah bertambah wawasan dan keilmuan tentang publikasi dan teknik menentukan tema penulisan yang sesuai tren zaman

Ini beberapa hal yang saya dapatkan dari grup menulis ini hadirnya narasumber narasumber yg luar biasa yang terus berbagi dan memotivasi.
Buku bisa lolos ke penerbit mayor jika memenuhi beberapa kriteria diantaranya
1.Tema buku jika di cari pada google trends menunjukkan grafik yang bagus
2.Profil penulis ,semakin terkenal dan kredibel akan sangat baik
3.Target pasar yang menguntungkan
4.Ragam tulisan kita sesuai dengan visi misi penerbit.

Apa keuntungan yang kita dapat ketika kita berhasil menulis dan buku yang kita tulis itu terbit:
1.Kepuasan batin, satu hal yang tidak bisa kita ukur dengan apapun
2. Integritas ,kredibilitas dan percaya diri semakin baik.
3.Motivasi bertambah
4.Terbuka peluang peluang baru untuk menjadi narasumber, motifator menulis dan hal hal positif lainnya.
5.Royalty

Perasaan saya setelah buku pertama terbit
Bahagia tak terkira ketika 100 exp yang dipesan sahabat-sahabat guru berhasil terjual ini sudah pencapaian yang luar biasa sebagai bentuk dukungan dan motifasi untuk lebih giat lagi.apalagi dengan dukungan komunitas seperti PGRI merupakan berkah tersendiri buku mendapat apresiasi dan dilabeli logo PGRI pada sampul depannya.

Motivasi apa yang membuat Bu Eva ingin menulis? 
Motifasi saya adalah berbagi dan berkarya.Dengan menulis saya membagikan ilmu yang bermanfaat dan saya menhasilkan sebuah karya yang akan tidak akan hilang.
2. Kiat apa untuk  konsisten menulis? 
Tema tentang apa yg menarik Bu Eva utk ditulis? 
Kalo konsisten setiap hari saya juga belum termasuk dalam kategori ini, tapi saya ketika saya menemukan ide dan semangat itu ada langsung lakukan jangan ditunda...pasti lebih mengalir.

3. Apa ada dukungan sekitar terhadap kegiatan menulis?
Kalo dukungan sekitar tentunya salah satu yang patut kita syukuri saat ini kita berada dalam komunitas menulis yg memiliki visi misi yang sama mengembangkan diri untuk bisa menulis lebih baik.Dan dukungan terbaik itu harus datang dari diri sendiri, kalo tekat dan niat sudah ada bergerak, ini yang paling menggerakkan kita.

Kiat mengelola rumah belajar 
1.Rumah belajar adalah portal pembelajaran yang dikelola oleh pustekkom sekarang dikenal dengan pusdatin kemdikbud yang memberikan ruang seluas luasnya untuk siapa saja berbagi, belajar, dan melakukan proses pembelajaran secara gratis dan terus diupdate dan berkesinambungan dalam pemeliharaanya.Sebagai salah satu pengembangan diri dalam hal keprofesian sebagai guru, mengikuti program PembaTIk dari pusdatin hingga berbagi inovasi pembelajaran dengan rumah belajar menjadi bagian dari diri saya

KIiat sukses menulis  slesai 7 hari.
Fokus dan yakin, lakukan dengan nyaman dan sepenuh hati jangan lupa doa Kita pasti bisa, ketika kita sudah memulai sesuatu yang baik maka kebaikan kebaikan lainnya juga akan mengikut termasuk motifasi dan semangat juga dengan sendirinya hadir
Inilah yang membuat saya berhasil.

Apanyang dimaksud penerbit mayor?  Penerbit mayor adalah penerbit penerbit besar yang sudah terkenal dan kredibikitasnya diakui

Kalo buku solo artinya buku yang ditulis sendiri kalo buku yang di tulis berkolaborasi dengan orang lain itu namanya buku antologi

MUNGKINKAH SELESAI DALAM 7 HARI ?
Pertanyaan ini juga yang mendominasi hati dan pikiran saya😄
Seperti yang saya sampaikan tadi tekad dan niat sudah bulat harus bisa menjawab tantangan dari prof Eko akhirnya motifasi itu lahir dengan sendirinya dan ketika yang tersulit itu adalah mulai menemukan ide

Dan kiat saya ternyata ide saya datang dari hasil refleksi peristiwa yang saya lalui dari situ lahirlah ide dan judul Kelas Maya membangun ekosistem E learning di Rumah belajar.Saat itu saya menjawab tantangan tema E-Learning yang diberika prof Eko.

Ternyata pengalaman saya sebagai sahabat rumah belajar,hasil refleksi peristiwa ,perasaan, dan pembelajaran dengan rumah belajar inilah yang saya kembangkan menjadi tulisan dikarya pertama saya😁😁

Bagaimana melihat itu penerib mayor dan minor,dari segimana kita menilai nya,untuk kita terbitkan atu kita cetak tulisan kita,dan berikan contoh salah satu penerbit mayor
terimakasih 🙏

Penerbit mayor adalah penerbit yang punya nama beken, perusahaan sendiri dan biasanya paling banyak diminati penulis  salah satu contohnya penerbit Andi, Gramedia, Mizan,Erlangga dan masih banyak lagi

Bisa nanti sambil browsing di internet kategori penerbit penerbit mayor😊🙏

Banyak tema yang diberikan prof eko kalo tidak salah mengingat ada 7 tema yang diberikan saat itu semuanya tentang teknologi dan semua konten youtube yang ada di Ekoji Channel ini nama akun Youtube milik prof.Eko yang bisa bapak liat semua konten materinya bisa menjadi tema untuk menulis bersama prof Eko.

Biasanya setiap gelombang ada sesi Prof.Eko
Agar segera bisa menghasilkan karya, untuk  penulis pemula segera mulai bergerak menuliskannya.
Sejatinya kita sudah memiliki bakat menulis hanya belum termotivasi untuk menuliskannya menjadi karya.semoga satelah sharing ini bisa menghasilkan karya

Bagaimana cara merangsang munculnya potensi menulis,
Mulai menulis ,tuliskan apa saja yang terlintas dalam pikiran, setelah sesi ini coba  refleksikan pengalaman bapak mengikuti sesi sharing bersama kita malam ini mulai tahapan peristiwa yang terjadi, perasaan yang bapak rasakan, pembelajaran yang bapak dapatkan, pasti akan berkembang menjadi rangkaian kalimat indah.Saya tunggu resumenya ya Pak, Bapak akan membuktikan kalo bapak punya potensi menulis.

Haruskah tulisan yg ingin kita cetak itu harus di publikasikan terlebih dahulu,atau kita tulis kemudian baru kita cetak, yang baik bagai mna ?

Tergantung jenis tulisannya kalo misalnya bapak menuliskan artikel seperti membuat sebuah resume yang endingnya nanti bapak jadikan buku ya tentunya publikasi lebih dulu baru digabungkan untuk dicetak ,tapi kalo bapak mau lebih cepat menghasilkan buku fokus dan sediakan waktu tulisan jadi baru dicetak dan dipublikasikan.

 Pernahkah dari beberapa buku yang ditulis, ada yang mengkritik habis-habisan? Baik dari segi tata bahasa, konten, dll.
Kalau ada, bagaimana tip nya utk bangkit kembali.

Selama pengalaman saya tidak saya temukan bu😁
Dan jikapun ada ,jangan dijadikan penghalang buat kita mengembangkan diri.Karna setiap diri memiliki keistimewaan dan potensinya sendiri.Kalo kita  terpengaruh dengan penilaian orang lain kita tidak ada berkembang dengan baik.Ambil yang positif abaikan yang negatif.1 kebaikan yang kita bagikan melalui tulisa yakin bu akan tumbuh kebaikan kebaikan yang lain.jangan berhenti hanya karna kritikan, kritikan yang datang jadikan refleksi diri untuk lebih baik.


Mengggerakkan,memotivasi  untuk mencoba menuangkan apa yang ada di benaknya menjadi sebuah tulisan.
   Menuangkan ide pertama mnjadi tulisan itu tidak akan terwujud tanpa kita menorehkannya kedalam bentuk tulisan, gagasan itu akan terurai seperti air mengalir kalau sudah mulai digoreskan, ibarat mata air yang keluar dari balik bebatuan ,setelah berhasil keluar maka alirannya akan semakin deras. 
    Keberanian memulai rupanya hal yang sangat menjadi penting utuk modal kita menjadi penulis,itu yang dapat ditangkap dari pemaparan  nara sumber hebat hari ini. 

 Berani mencoba maka akan terlihat hasilnya, segala sesuatu yang kita alami,segala rasa yang kita miliki adalah asset untuk kita tuangkan dengan bebas untuk menjadi jejak literasi  yang bermakna.

 
.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar