Kamis, 02 Juli 2026

Memasuki purna tugas

Innalhamdalillah nahmatuhu WA nastaghfiruhu, wanaudubillahi mingsuri angfusina, mawinsayyiati akmalina, mayyahdillahu fala mudhilalah Wamayyudlilhu fala hadiyalah. 
Ashadu ala ilaha illalloh, WA ashadu anna muhamadarrosuululloh
Robbisrohli sodri Wayassirli amri wahlul uqdatam milisani Yafqohu qouli. Amma bakdu. 

Yang saya hormati Bp Ka disdikpora, Bapak Suhardi
Yang saya hormati ketua MKKS, beserta jajarannya
Yang saya hormati sahabat ku anggota MKKS se Kabupaten Magetan. 

Setiap hembusan nafas kita, setiap kedip mata kita, setiap detak jantung kita merupakan rahmat yang besar dari Allah SWT.  Untuk itu marilah kita bersyukur dengan melafalkan hamdalah. 
Yang kedua semoga sholawat dan salam tetap tercurah kepada Rosulullah SAW beserta sahabat nya termasuk kita semuanya. 

Bapak ibu yang saya hormati, saya telah berada pada akhir pengabdian saya sebagai ASN , kepada Bangsa dan Negara tercinta. 

Mohon ijin saya tidak memberikan semacam nasihat, karena penjenengan adalah orang-orang cerdas bahkan melampoi saya.Kata psikolog, orang cerdas itu banyak bicara sedikit mendengarkan. Kalau bisa jadilah orang yang bijaksana, banyak mendengarkan bicara seperlunya. 
Makanan yukminu billahi wak yaumil akhiri khoiron auliyasmut. 

Untuk itu lebih baik semacam refleksi, atau kilas balik perjalanan hidup saya. 

Saya tidak mau bersaing dengan siapapun, saya hanya ingin memaksimalkan potensi yang ada pada diri saya. 
Saya tidak iri tetangga saya rumahnya bagus, mobilnya mewah, anaknya sukses dan sebagainya. Justru yang saya takutkan adalah saya punya apa apa tetapi tetangga saya kelaparan dan saya tidak tahu. 

Bapak Ibu yang saya hormati, 
Saya memulai karir pada tahun 1992, sebagai Konselor di SMP 2 Kawedanan. Berangkat sekolah jam 05.00 sampai di sekolah jam 05.45. Pagi mengajar les komputer pulang jam 17.00, sampai rumah magrib. Itu hal biasa. 

Apapun yang ditugaskan Pimpinan tidak pernah menolak. Tapi juga tidak pernah meminta tugas, juga tidak pernah meminta hr. Kalau diberi saya Terima kalau tidak ya tidak mengapa. 

Kayaknya ini. Menjadi prinsip hidup saya sehingga saya dipakai di sekolah, di masyarakat, di Pramuka di Dewan Pendidikan. 
Prestasi terbaik saya sebagai guru adalah, 
1. Juara 2 guru berprestasi tk Kabupaten th 2012, 
2. Sepuluh  terbaik tk Nasional UKG tahun 2015.Hingga saya diundang ke Makassar tahun 16 untuk di dijadikan NS guru pembelajar. Menterinya Bapak Anis Baswedan. 
Tahun 16 diangkat menjadi KS di SMP 3 Kawedanan. 
Di Sekolah ini saya merintis sekolah Adiwiyata dan berhasil sampai tk Kabupaten, sekarang tk Nasional. 
Tahun 2019 mutasi di SMP 1 Takeran
Tahun 2021 mutasi di SMP 2 Karangrejo
Tahun 2023 mutasi di SMP 1 Parang hingga sekarang. 
Prestasi terbaik saya ketika menjadi KS:
1. Setiap sekolah yang saya pimpin selalu menjadikan sekolah Adiwiyata satu tingkat lebih tinggi. Kecuali di SMP 1 Takeran karena waktu itu masa pandemi. 
2 Setiap sekolah yang saya pimpin selalu mendapat bantuan rehab. Dan alhamdulillah barokah. Yang nilainya tertinggi adalah SMP 2 Karangrejo 1.3 M
3. Sebagai pengajar praktik th 2023
4.sebagai Fasilitator PGP tahun 2024, 2025
Kota yang pernah dikunjungi gara gara jadi guru dan KS. Karena melaksanakan tugas :
1. Surabaya
2  Malang
3 Jember
4 Jogjakarta
5. Denpasar
6. Bandung
7. Semarang
8.Jakarta
10. Makasar
11. Lombok
12 Labuan bajo NTT
13. Tulungagung
14. Blitar
15  Ngawi
16. Panajem Pasir Utara  Kaltim. 

Sekarang saya merenung apa yang sebenarnya terpenting dalam hidup saya, dari hasil merenung itu saya menemukan :
1. Slamet
2. Sehat
3. bahagia
4. Barokah

Orang hidup itu harus  sinau
1. Sabar
2. Ibadah
3. Nrimo
4. Andap asor
5. Istiqomah. 

Demikian sahabat ku ya di Rahmati Allah, seperti pendahulu saya tampaknya nanti saya jadi instruktur outbon atau setidaknya dakwah. 

Saya juga titip istri saya untuk bergabung bersama, agar selalu ada alasan untuk saya bisa ngopi bersamamu. 

Terakhir rawatlah sekolah ku seperti merawat bojomu. 
Saya mohon maaf selama bergabung dengan penjenengan, Terima kasih sudah ngajak ngopi, I am foling in love wit you, I can not live without you. I will meet you in janatul firdous. 



Magetan, 3 Juli 2026







Selasa, 30 Juni 2026

Sertijab Plt SMP 3 Parang

Yang kujalani hari ini seperti sudah ada bocoran dari langit, betapa tidak aku memakai seragam  tectikal layaknya seragam sertijab Plt. Baju merah seragam MKKS. Sebenarnya hanya karena lama tidak dipakai terus mau pensiun, kapan memakainya, begitu diskusi di hatiku. Akhirnya kuputuskan memakainya. Ternyata hari ini ditakdirkan sertijab. 

Hari itu sedianya agendanya adalah rapat pembagian tugas tahun ajaran baru di sparga, hari itu saya merasa ceria, bahagia, karena aku sehat, guru guru baik baik saja. Alhamdulillah. 
Ditengah rapat ada bel dari dik Ninik Setiani. 
"Bapak di Siap dik, ternyata saya di Plt di SMP 3 Parang. Bagaimana ini?" 
"Oo iya, panjenengan sekarang juga ke SMP 3 Parang, nanti panjenengan lanjutkan rapatnya."
Rapat tetap saya lanjutkan, sampai selesai, kemudian ada info bahwa dik Ninik meluncur ke SMP 3 Parang, terjadilah serah Terima jabatan Plt. 

"Sehubungan dengan tugas saya sudah selesai maka dengan mengucap bismillahhirrohmannirrohim, kepemimpinan SMPN 3 Parang, saya serahkan sepenuhnya pada Ibu Ninik Setiyani, S. Pd., MSi."

Begitu penggalan kalimat dalam sambutan saya. Dilain itu juga saya sampaikan bahwa, "SMP 3 Parang sa'at ini adalah dipuncak stabilitas nasional." Jangan bicara kualitas pendidikan kalau stabilitasnya buruk. 
Oleh karena itu menurut saya stabilitas harus yang diupayakan dahulu oleh Kepala sekolah, bagi Kepala sekolah yang ingin memajukan sekolahnya. 

Bagi Bapak ibu guru beserta staf TU, saya minta ma'af bila ada sesuatu yang salah dan tidak berkenan, saya merasa dekat dengan panjenengan, saya merasa panjenengan semua guru yang baik, kompak, rukun, dan semangat dalam bekerja. Semoga SMP 3 Parang bertambah jaya, dan selalu menjadi idola bagi masyarakat sekitarnya. Saya akan selalu mengingat kenangan indah ini. "I love you full"

Saya pernah menyanyi lagu ini, judulnya mangu, liriknya saya ubah begini:

"Cerita kita tentang sparga
Walau berwarna, indah jadinya

Cerita kita tentang sparga
Yang kita cinta, tuk selamanya"

Saya juga ingat menyampaikan pantun ini, 
Jalan pagi memetik melati
Harum semerbak sampai ke taman
Kalau boleh jujur dihati
Kamulah guru yang selalu dirindukan
SMP3 Parang lokasinya agak ekstrim,  naik di lereng gunung Parang. Harus hati hati untuk menuju ke sana. Belum, disana banyak jalan berlobang yang harus hati hati bila mengendarai sepeda motor atau mobil. 
"Selamat di Ninik, sukses selalu, semoga karirmu selalu naik, seperti jalan yang kau lewati menuju Sparga".

Magetan, 30 Juni 2026






Jumat, 26 September 2025

Di atas Gunung Wilis

ngn

Saya datang yang pertama di SMP 3 Maospati. Kesepakatan group touring hari ini akan ke sedudbo nganjuk. Kalau lewat jalur biasa  mungkin tak banyak yang diceritakan, tapi kami lewat jalur Madiun Dungus, Gemarang kemudian Nganjuk. 

Kami melewati hutan, sungai-sungai dan gunung. Sbuah pemandangan indah banyak kami jumpai dalam pe;+(77!rjalanan. Lagi lagi kalau mau menjumpai keindahan, sudah menjadi hukum alam harus melakukan perjalanan panjang. 

Hari ini saya bersama pak Rahmat Wahyudi, Seno, Suyono, Harum, Supardi, Joko, Karso, Suparman dan pak Sugeng Hariyadi. Pesertanya tidak sebanyak biasanya karena banyak KS yang berkepentingan lain. 
Mb
Oo iya keberuntungan nya di kawal oleh Ibu Ibu, ada bu Esti, bu Ninik, bu Nunik, bu Parti dan bu Asmini Santi. Ibu ibu naik mobil dengan driver mas Heri. 

Mari teman teman kita istirahat  dulu di warung itu sekedar ngopi sambil istirahat. 
ini benar-benar di atas Gunung Wilis, karena suasana musim kemarau suasana agak gersang. 
Kami capai di atas sana tanaman mangga, cengkeh, alpokat dan duren hingga ada desa namanya Durenan
Tiga puluh menit kemudian sampailah kami di tempat wisata Sedudo, air terjun yang tak pernah surut selalu ada air terjun walaupun dimusim kemarau. 
Konon dipercaya yang membasuh muka dengan air terjun ini akan awet muda. Semoga saja benar adanya, termasuk saya tadi juga membasuh muka. 

Di belakang tempat duduk kami inilah air terjun Sedudo. 
Kemudian kami ngopi bersama dengan tempe mendoan, bakpiah dan rengginang bawaan dari rumah. 

Ya Alloh waktu sudah menunjukkan pukul 12.10. Mari segera melanjutkan perjalanan pulang, kita belum sholat, belum makan dan sebagainya. 

Hei kawan kami terlalu asik bersepeda motor, hingga menyalip apapun yang bisa kami salip. Malah akhirnya kelewat jauh tempat pemberhentian untuk makan siang, sampai 24 km. Lantas kami kembali dengan harap harap cemas. Akhirnya ketemu juga dalam keadaan perut sudah lapar.  

Menikmati makan dengan lahap. Jadi makan itu kalau dalam keadaan lapar benar-benar bisa menikmati. Alhamdulillah ya Allah atas rizki yang Engkau berikan pada kami. 

Kami pulang lewat jalur Wilangan, jadi menerobos pertengahan hutan jati, sepanjang perjalanan kami sepi dari pengguna jalan. Jauh, berkelok-kelok dan pemandangan hutan kering dikiri dan kanan jalan. 

Sampai Saradan kami berhenti lagi sekedar minum, es degan. Hari sudah hampir sore Matahari hampir tenggelam. Agar kami bisa Magrib di rumah makan motor di gas, tak seperti biasanya sepedo meterku menunjukkan angka 105. 

Alhamdulillah kami sampai dirumah tepat adzan magrib, dalam keadaan selamat. Alhamdulillah ya Alloh, atas perlindungan kepada kami semua. 

Refleksi ku hari ini, bersyukur diusia 59 masih diberi sehat, kerja otot, pikiran, ketrampilan, kemampuan mata, alhamdulillah masih diberi baik. Sehingga masih bisa touring bersama teman-teman seperjuangan. 

Tunggu cerita perjalanan kami di bulan depan. 
Wassalam. 

Magetan, 27 September 2025





Kamis, 25 September 2025

Istimai Al Fatah Temboro

Jalan menuju Pondok sudah agak ramai, santri santri berjalan disekitar jalan pondok berbusana muslim jubah, dengan kopyah khas jamaah tablig. Saya merasakan kesejukan di desa rasa kota Madinatul Munawarohnya Indonesia ini. 

Panitia juga sudah bersiap menyambut kedatangan tamu undangan yang 200 ribu ini. 
Rasa takjub ada di hatiku.
Setelah parkir disebelah barat yang diarahkan istiqbal, saya berjalan menuju sebuah masjid lengkung yang sangat besar nan luas. Saya mengambil air wudhu kemudian menuju masjid megah itu.  

Setelah sholat duha saya mencoba menyapa beberapa jamaah yang ada di sekitar saya, Pak Budi Utomo dari Ngawi dan  Pak Muhammad Subandi dari pontianak Kalimantan Barat. Beliau sudah dua hari di Temboro. Dari Kalbar naik kapal laut bersama 300 orang dari Kalbar. 
Nannti ceritanya lengkap ada di youtube saya "Suparno Mohammad". 

Sebentar saya di bel Kyai Abdulloh Jabalkat Al Guci, termasuk panitia kegiatan ini. 
"Pak Parno, coba berdiri, saya disini, Bapak Merapat kedepan saja." Kata beliau. 

Saya disuruh merapat ke depan, ya Allah, saya diberi kehormatan duduk bersama pejabat dan Kyai. Ternyata didepan saya sudah datang lebih dahulu Kyai Zahni dari Maospati. Kami sering bertemu dan akrab, saya disuruh maju duduk sejajar beliau. MashaAllah. 
Kami berbincang-bincang sejenak. Eh ketemu juga dengan KH Muslim, yang dulu mendampingi saya di Mekkah dalam haji 2023. Masya Allah. 
Sepuluh menit kemudian acara dimulai, diawali dengan sambutan KH Ubaidillah Ahror. 

Beliau tenang berwibawa dan kharismatik. Masya Allah memandang wajah beliau terasa adem menentramkankan. Beliau menukil sebuah hadits yang artinya, "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga tidak ada lagi orang yang di muka bumi ini menyebut: Allah... Allah". Ini menunjukkan bahwa kiamat akan datang ketika keimanan dan zikir semakin sedikit atau hilang dari muka bumi. 

Untuk itu gerakan dakwah yang diprakarsai Pondok Al Fatah Temboro ini ini oleh kemenag dikatakan sebagai agen perubahan positif. Bahu membahu menyebarkan Islam untuk rohmatan lil alamin. 

Tujuan utama kegiatan ini adalah, satu program, satu pikir, bagaimana umat islam ini bisa amal agama. 

Saya duduk sekitar 30 meter persis didepan beliau memberikan sambutan. Sambutannya sekitar 12 menit serasa berbobot, daging semua, liat juga di youtube saya, "Suparno Mohammad."

Sedianya acara ini dihadiri Bapak Presiden Prabowo Subianto, dan Kemenag RI. Tapi karena beliau masih di New York, maka terpaksa diwakilkan wakil menteri Agama. 

Selesai acara kami dipersilahkan menikmati ramah tamah,  eh alhamdulillah Pak Surono, Pak H. Suyadi dan Pak Supardi sudah berada di sini, mereka Kepala Sekolah ternama di Magetan. kami bersam sama menuju tempat kidmad. Kami diarahkan ke sebuah maktab besar berwarna putih, saya lihat dari jauh Bunda Nanik Sumantri sudah berada di sana. 

Masya Allah, kami diberi piring dan sendok oleh tim kidmad saya mengambil nasi kebuli, berasnya kecil panjang, seperti di Mekah, lauknya daging kambing dicampur nasi. Jadi ingat di Mekah saya diajak di restoran oleh panitia haji, menikmati nasi kebuli. Alhamdulillah ya Allah nikmat mana kah yang kamu dustakan. Serasa di Surga saja. Apa apa ada, demikian juga tadi di Temboro ini, MasyaAllah. 
Semoga semua panitia atau siapapun yang berpartisipasi dalam acara ini diridhoi Allah, dikabulkan do'a nya dimasukkan golongan orang-orang yang beruntung dunia Akhirat. Aamiin. 
Waktu menunjukkan pukul 10.30 saya pulang. 

Magetan, 26 September 2025


Selasa, 23 September 2025

Jakarta di tahun 2025

Sore itu saya memang lama tidak sowan mertua, karena alasan klasik, kesibukan. Begitu saya duduk-duduk buka HP ternyata ada undangan bintek ke Jakarta tanggal 22 SD 24 September 2025.

Saya termasuk guru yang sering bintek, atau penataran atau apalah namanya yang mirip dengan itu. Mulai sari Surabaya, Malang, Makassar, Bandung, Bali, NTT, Jakarta dll. 

Begitu kami segera berkoordinasi dengan Wakasek, siapa yang ditugaskan selain saya. Karena ada juga menyertakan seorang guru dan seorang pengawas bangunan revitalisasi. 

Akhirnya diputuskan pak Supriyoko dan pak Joko Agus Waluyo sebagai pengawas bangunan. 
Kami naik kereta Brawijaya berangkat dari Madiun pukul 19.53 dan turun di stasiun Gambir jam 04.10.

Kami naik kereta eksekutif, seperti orang kaya. Karena sudah nggak ada yang kelas ekonomi. 
Oleh istri dibawakan kacang godog untuk camilan di kereta, saya tawarkan ke sekeliling nggak ada yang mau. 
Mereka kebanyakan diam, sibuk dengan ponselnya masing-masing. Saya mencoba menyapa tapi tanggapannya dingin. Melebihi dinginnya AC kereta Brawijaya. Akhirnya kami memakai selimut dan tidur dengan mimpi masing-masing. Sampai Stasiun Gambir pukul 04.10 WIB. Stasiun terindah yang saya tahu. Tingkat tiga. Saya jurus turun ke lantai satu untuk menuju ke pintu keluar. Kemudian naik tadi bayar 150 ribu. 

Sampai di hotel pukul 04.30 kemudian mencari Masjid untuk sholat subuh. Ketenangan hati yang damai bila bisa menjalankan sholat tepat waktu. Kata Gus Iqdam kalau orang menyia-nyiakan salat nanti matinya tidak bisa husnul khotimah. 

Semoga sahabatku semua kelak bisa husnul khotimah sak anak keturunannya hingga hari qiyamah. 

Kami registrasi pukul 12.30, tapi tidak mulus, karena ada persyaratan yang kurang yaitu SPPD, kami ditahan tidak dapat kamar hingga Magrib. 
SPPD kami dibawakan mas Tiyo, seorang stafdikdas, yang saat itu ditugasi di hotel The Sultan Hotel. Kami harus mencari di sana, hotelnya luas, megah. Akhirnya lama tidak ketemu. walaupun akhirnya juga kudapat juga. . 

Alhamdulillah saya juga bertemu dengan orang orang baik seperti Pak Jumono KS SMP 12 Magelang, Pak Sohib dari Jember, kami saling berdiskusi mengisi waktu cerita tentang suka dan duka. 

Bintek ini diikuti oleh 750 peserta se Indonesia, kesempatan saya bisa menyapa saudaraku setanah air, yang sejak lahir baru bertemu dan hanya sekali itu kami bertemu untuk berpisah dalam jarak dan waktu. 

Ada nama nama kota yang ketika kecil kami familier seperti Padang sidempuan Sumut, Dili Serdang, Aceh, Makassar, Magelang dll. Acara ini betul-betul menjadi silaturahmi nasional bagi insan yang peduli pada majunya pendidikan tanah air. Kami mengucapkan terimakasih pada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Pak Mendikdasmen, Prof. Abdul Mu'ti seluruh panitia dan siapapun yang terlibat dalam program mulia ini, semoga menjadi amal jariyah penjenengan semua dan surga balasannya. 


Alhamdulillah semuanya berjalan lancar , disamping dapat bantuan dana revitalisasi bangunan, kami juga dapat bantuan IFO ( interaktif Flat Panel) atau smart TV untuk untuk program digitalisasi pendidikan.

Eh ini saya bertemu dengan saudara saya dari Maluku Bapak Umarela, Beni Umarela Lengkapnya,  seorang Kepala Sekolah SMP 55 Maluku Tengah. Di sana ada 150 SMP. 
Senang rasanya bisa bertemu beliau, di sekolah itu 18 tahun.  Sebuah rengang waktu yang tidak sebentar. 

Kebahagiaan saya bila bila bisa memberikan manfaat untuk sekolah saya, untuk kehidupan saya. Walaupun segala sesuatu sudah ditakdirkan oleh Allah, dan kami beruntung ditugaskan dalam peran yang baik seperti panggung sandiwara yang ditugaskan sebagai aktor baik. 
Bagi saya ini adalah prestasi yang baik dalam tugas saya sebagai Kepala Sekolah, membuat sekolah saya tambah baik, berfungsi dengan baik bagi anak-anak, dan dapat Interactive Flat Panel yang bisa digunakan untuk pembelajaran anak anak. 

Semoga sahabatku semua juga begitu, digunakan oleh Allah dalam peran yang baik dalam orkestra panggung kehidupan. 

Tak terasa tiga hari berlalu selesai sudah cerita saya di Jakarta, karena harus kembali lagi ke Magetan, kota yang menunggu saya dengan segala kerinduaku dan kerinduannya. 

Kami naik Brawijaya lagi, memilih yang termurah dari yang ada, untuk menghemat keuangan negara. Karena keuangan negara berarti keuangan bapak saya yang menanam padi dengan hasil tak pasti. 

Selamat tinggal Jakarta kota terbesar di Negri tercinta, bersih indah, ramah tak seperti yang kudengar dari cerita tetangga. 
Semoga kelak bertemu lagi dalam suka dan bahagia dengan saudaraku sebangsa se-nusantara. 


Jakarta, 24 September 2025





Selasa, 16 September 2025

Kronik Tiga Abad Temboro

Hari ini saya beruntung dapat kehormatan untuk mengikuti acaca bedah buku dengan judul "Kronik Tiga Abad Temboro". Buku ini di tulis oleh Dadang Budjana, seorang wartawan yang sekarang menetap sebagai pengajar ndi Temboro. 

Saya datang paling awal dan menempati kursi nomor dua dari depan. Saya baca baca bukunya sampailah di halaman 23 sambil menunggu acara dimulai. 

Dalam acara ini menghadirkan pembedah ternama, Teguh Wahyu Utomo yang dikenal dengan "Mas Tom", dan Dr Asep Yudha Wirajaya, SS., MA. 

Buku ini menurut saya penting untuk dibaca oleh kita semua untuk menambah vocab tentang vasal usul desa Temboro ternyata Kyai Mahmud adalah keturunan wali Songo yaitu sunan Ngampel  ( hal. 21).

Sabtu, 08 Maret 2025

Sorban istimewa dari Kyai Ragil

Hari ini adalah hari ke 9 bulan romadhon, pagi pagi saya hidupkan motor buntut Honda beat buatan tahun 2011. Seperti biasa istri saya selalu mbonceng di belakang, datang ke pengajian Ahad pagi di dukuh Pojok. 

Ketika kami datang masih banyak kursi kosong, maka duduklah saya dibarisan paling depan. Sambil mempersiapkan peralatan shooting saya juga sambil menunggu kedatangan Kyai Ragil dari Ginuk. 

Waktu menunjukkan pukul 06.00 Kyai Ragil datang bersama keluarga, karena baru saja punya hajat mantu, maka ingin memperkenalkan anak dan menantunya pada jamaah Pojoksari yang sudah seperti keluarga sendiri. 

Dimulailah pengajian yang menjelaskan bab puasa, serta zakat. Yang hal ini sangat sesuai dengan keilmuan yang dubutuhkan umat Islam. 
Hari ini saya beruntung disuruh naik panggung dan saya diberi hadiah sorban oleh Kyai Ragil. Saya memang suka memakai sorban, Nabi SAW bersabda,  “Sesungguhnya Allah SWT dan para malaikat-Nya memberi penghormatan kepada para pemakai sorban pada hari Jumat.” (HR. Thabrani).  Begitu juga, “Dua rakaat dengan bersorban adalah lebih baik dibandingkan tujuh puluh rakaat tanpa bersorban.” (HR. Dailami). Berdasar dua hadits ini, memakai sorban adalah sunah.

Itulah sebabnya sejak tahun 1990 saya suka memakai sorban ketia sholat. Bukan gaya-gayaan, tetapi mengikuti sunah Nabi. 
Tadi sebenarnya ketika Kyai belum naik panggung saya mbatin, "Kyai Ragil kok memakai sorban bagus sekali." Ya Alloh ternyata diberikan pada saya. "Matur sembah nuwun Yai, tabarokalloh".insyaAllah akan saya pakai untuk sholat di Masjid. Saya ngalab barokahnya dari Kyai Ragil. Bukan saya tidak mampu membeli sorban, tapi hadiah sorban dari Kyai, itu luar biasa nilanya. Sekali lagi " Matur sembah nuwun".

Semoga Kyai Ragil selalu sehat, panjang umur, barokah dan selalu dicintai keluarga dan umat. 
Burung Irian burung Cenderawasih, cukup sekian terimakasih. 

Pojoksari, 9 Maret 2025