Kamis, 31 Desember 2020

Tahun baru 2021, harapan baru

Tahun baru  kali ini  betul-betul  berbeda  dari tahun tahun sebelumnya, karena situasi  pandemi,  banyak  jalan  menuju kota ditutup,  karena tidak boleh mengadakan  kegiatan  yang menimbulkan keramaian.

Anak-anak muda berdiam  diri  di rumah  saja, nonton  TV bersama  keluarga. Ya, karena  korona  semuanya  bisa berubah. Tetapi  diambil  positifnya  saja,  biasanya  menjelang  tahun baru  banyak  kecelakaan  yang  merenggut kurban jiwa.

Dengan  begini  malah selamat  tak ada kejadian apa-apa. 
Harapan  2021
Gaji  naik,  karir  meningkat,  semua  urusan  lancar,  rejekinya lancar. Rata-rata  seperti  itu  harapannya. 

Kalau  ASN seperti  ditulis  koran JP 30 Desember,  Cahyo Kumolo, Menpan RB menyampaikan gaji terendah  ASN 9 sd.10 juta.  Hal ini angin segar  bagi  ASN untuk  meningkat kesejahteraannya. 

Tapi  biasanya  diikuti  dengan kenaikan harga  9 bahan pokok, sehingga  kenaikan  gaji  tidak  memberi  arti.
Kalau harapan  saya  perekonokian  nasional  meningkat   atau  dalam istilah  ekonomi,  pertumbuhan  ekonomi  meningkat, biasanya  antara  5% sd 6%.

Apakah  indikator  pertumbuhan  ekonomi ?
Indikator dalam menentukan apakah pertumbuhan ekonomi bergerak positif atau tidak ada 3 jenis. Ketiga indikator itu adalah pendapatan per-kapita dan peningkatan pendapatan nasional, jumlah pengangguran lebih kecil ketimbang jumlah tenaga kerjanya, dan menurunnya tingkat kemiskinan.

Tapi  bagi saya  mudahnya  adalah  murah  sandang pangan,  negara  aman, nilai tukar  rupiah stabil   orang orang  bisa bekerja  sesuai  passion  masing-masing, seperti itu  saja. 

Semoga  virus  korona  segera  berakhir,  sehingga  kita semua  bisa bekerja  keras,  di pos  masing-masing.

Demikian  catatan  awal  tahun baru,  di Januari  yang  bergerak perlahan  meniti harapan  sejati. 

Magetan,  1 Januari  2020 










Rabu, 30 Desember 2020

Menyebar virus literasi tak kenal henti


Judul buku : SPIRIT LITERASI,  Membaca, menulis dan transformasi diri
Pengarang: Ngainun Naim
Penerbit: Akademia Pustaka
Cetakan pertama,  mei 2019
Tebal buku: 150 halaman
Harga: 

Beberapa hari yang lalu  saya dapat WA dari Bapak Dr. Naim, seorang penulis senior dari Tulungagung.  isinya menanyakan alamat  saya. Kemudian saya balas.  Sambil  penuh tanda  tanya,  "Apa beliau  mau ke Magetan  ya," pikir saya. Kalau ke Magetan  senang sekali  kalau  beliau  berkenan  mampir  ke gubug  saya.  Apalagi  berkenan menginap,  wah bakal  terjadi  dialog  sepanjang  malam  deh. 

Setiap hari beliau menulis. Saya selalu  membaca  postingan beliau  di blog. Tak ada yang terlewatkan untuk  tidak saya baca. Tulisanya luar biasa,  tema-nya  lebih banyak  tentang  menulis,  menginsprirasi  dan memotivasi  kepada  pembaca  untuk  menulis. 

Pada hari Sabtu  saya ke Solo,  setelah pulang dari Solo  ada paketan di meja yang  sudah tua itu.  , saya baca pengirimnya  ternyata  Dr. Ngainun  Naim. Ya Allah  saya dikirimi buku oleh Mas Doktor,  panggilan  akrab  kepada Beliau kalau  saya menulis di WA.

Judul bukunya "SPIRIT LITERASI".
Saya baca mulai dari Sekapur  Sirih, Penulis memang menyukai dunia literasi,  dunia membaca  dan menulis.

Puluhan pelatihan  literasi  sudah dikunjungi,  ada yang sebagai  pembicara,  ada yang memang beliau  yang mengadakan acaranya.  

Buku  "SPIRIT LITERASI" pantas  pas banget  bila berada ditangan pembaca  yang juga  senang di dunia literasi, pemilihan diksinya luar biasa,  saya melihat  penulis  yang juga Dosen  IAIN TULUNGAGUNG  ini dalam  merangkai  kata menyusun  kalimat betul-betul jagonya. Setiap kata yang digunakan  betul-betul  bermakna.

Di bagian 1, Berteman  penulis  bisa  dapat buku  gratis.  Semakin terkejut  hatiku,  merasa tersanjung  saya ditempatkan  sebagai temanya,  karena saya  termasuk  yang mendapatkan  hadiah  buku. 

Pada bagian ini penulis  bercerita  tentang manfaat  berteman  dengan sesama  penulis,  "pertemanan  dengan sesama penulis memberikan  banyak  manfaat,  khususnya  dalam mengembangkan  tradisi  menulis." (Hal.1)

Manfaat  lainnya  adalah , bisa saling belajar,   beliau  menyadari  sepenuhnya  menulis itu tidak mudah,  tetapi  akan terus berusaha untuk  menulis. Berteman dengan penulis  membuatnya mendapat asupan pengetahuan  yang sangat bermanfaat.  

Berteman dengan penulis juga bisa mendapat buku secara gratis , itu yang beliau rasakan beberapa kali mendapatkan kiriman buku dari sesama penulis.  Beliau juga melakukan hal yang sama yakni mengirimkan kembali karyanya kepada mereka yang juga mengirimi buku hasil karyanya. (Hal.3 bawah)

Buat  pembaca yang belum menulis buku , ayo hasilkan buku,  tapi jangan minta buku  secara gratis kepada penulis . Kata Pak Much. Khoiri  ,  "Hargailah  penulis dengan membaca buku karyanya." Hal.4

Pada bagian 2, penulis menceritakan  tentang  aktivitas  menulisnya  di blog , fb yang bermanfaat  menjaga semangat  literasinya yang kadang menurun kadang  naik  seperti kebanyakan penulis.  

Facebook sesungguhnya  memiliki  banyak  manfaat,  salah satunya  untuk  menabung tulisan.  Tulisan  demi tulisan  yang diunggah  dikumpulkan  , dipoles  dan diolah , maka bisa jadi  buku. (hal 7.)

Ini pengetahuan baru  bagi pembaca  ternyata  walaupun  status di  Facebook  juga bisa dikumpulkan  menjadi  buku yang diterbitkan, sudah barang tentu  status  yang panjang  misalnya minimal  3 paragraf. 

Pada bagian 3,
Penulis  menginspirasi  kepada pembaca  bahwa menulis  buku diary itu juga penting , dicontohkan  seorang bernama  bibi Grace rajin menulis buku  diary walau dia terpuruk.  

Untuk  membantu  keutuhan dunianya yang rapuh, bertekad melakukan 6 hal setiap  harinya. (1) sesuatu untuk orang lain,  (2) sesuatu  untuk dirinya sendiri,  (3) sesuatu yang tak ingin ia lakukan dan yang perlu  dilakukan, (4) latihan fisik,  (5) latihan mental,  dan (6) sebuah doa asli yang selalu  mencakup,  menghitung anugrahNya.

Ada orang  namanya  Nardi, melakukan  langkah langkah  yang dilakukan  Bibi Grace,  dan terpecahkan masalahnya,  baca hal. 11.
Pada tulisan  selanjutnya  penulis  juga menceritakan  beberapa  orang  yang dengan buku hariannya telah menginspirasi  banyak orang  seperti,  Wahib, RA Kartini, Anne Frank, Soe  Hok  Gie, yang akhirnya  banyak dibaca  orang,  cerita  lengkapnya  bisa anda baca  pada hal.11 s.d 12.

Sampai  halaman  ini  saya menemukan  banyak kalimat-kalimat  hebat yang  menginspirasi  kepada kita semua , seperti  " Berkembanglah di mana  kau ditanam." 
Tulisan  ini  mencerminkan betapa  penulis memiliki  wawasan yang luas  karena banyak  membaca  dan menuliskan  kembali  pengetahuannya.

Pada bagian  4, dituliskan pentingnya membaca dimana saja berada  , sehingga buku  merupakan  teman perjalanan .  Penulis bercerita dalam  perjalanannya  naik pesawat  dari Juanda  ke Lombok  yang kebetulan  bersebelahan  dengan turis asing  yang membaca  buku ketika di pesawat. Mereka diam, senyap, khusuk, tanpa suara (hal.14).
Kemudian  juga mengeluarkan  buku  untuk  dibaca  hingga  melamun  sampai  pada Ajib  Rosidi  yang hidup  tanpa  Ijasah, dan diangkat  menjadi  profesor  di Jepang. Silahkan  dibaca  hal  17. 

Inilah  lamunan seorang  ilmuwan itu  kalau  ditulis  juga menginspirasi  bagi pembacanya, lamunananya  menjadi cerita  yang enak dinikmati hingga  tak terasa saya membaca dan menulis  sejak pagi  hingga adzan duhur,  istriku  mengingatkanku  untuk  makan  siang dan sholat  duhur.  

Bersambung......

Magetan,  31 Desember  2020




Energi positif Eko Sarwadi ,Guru SMP2 Parang

Kemarin , 30 Desember 2020, saya pergi ke  ke sekolah,  tak lama kemudian  ada 2 berita duka. Yang pertama  Ibu mertua  dari bu Endah guru  SMP1 Takeran  dan yang ke dua sahabat  baik saya mas Eko Sarwadi, guru  Matematika SMP 2  Parang. 

Innalillahi wainnalillahi rojiuun , semoga  Allah  mengampuni  semua dosanya,  menerima  amalnya  dan menempatkan  terbaik  di sisinya. Surga-Nya Allah. 

Mas Eko Sarwadi  ini teman  saya sejak SMP, tapi  kami sekolah di tempat  yang  berbeda. Saya di SMP 1 Maospati  sedangkan  beliau  di SMP 1 Sukomoro,  kami  bertemu  ketika  sama  sama menjadi siswa  SH Terate, sejak sabuk polos hingga  sabuk  jambon. 

Saat itu  Dia postur  tubuhnya  tinggi besar, Dia paling  besar diantara  kami, selain usianya  seleisih  1 tahun, memang  perawakan  beliau besar. 

Kalau  sambung  tidak  ada yang berani  musuh  Beliau. Akhirnya  sayalah sebagai partner sparingnya. Tendanganya maut, pukulannya  keras. Senam jurusnya  bagus, memang Dia anak yang serius  dan sungguh-sunguh  dalam  berlatih  SH Terate. 

Saat itu  tahun 1982. Kemudian  karena  sesuatu  dan lain hal  beliau  keluar. Saya terus  hingga pengesahan  tahun 1983. 

Setelah  itu  lama  kami  tidak bertemu, mas Eko fokus dalam  studi. Dia di SMA 1 Maospati  dan saya di SPG Negeri  Magetan.  

Tahun  1986 kami bertemu  kembali  di IKIP  Negeri  Surabaya,  Dia mengambil  jurusan Matematika  dan saya jurusan Psikologi Pendidikan  dan Bimbingan. Kami bergabung  dalam  Korp  Resimen  Mahasiswa  (MENWA). Mas Eko melanjutkan  ilmu  bela dirinya di Karate, Ju-Jitsu hingga Dan II.

Postur  tubuhnya  betul betul  edial,  seperti seorang  tentara.  Bapaknya  seorang tentara  namanya pak Arifin. Barangkali  beliau  meng-idolakan  Jendral  Sarwo Edy Wibowo, mertuanya pak SBY,  seorang  yang berperan  penting  dalam  penumpasan  G30SPKI, sehingga  anaknya dinamakan Eko Sarwadi. 

Mas Eko  dididik  sisiplin  keras  dalam keluarga  militer, sehingga  jiwanya  "seorang militer." walaupun  dia  menjadi  guru. 

Untuk  melanjutkan  cita-cita  di hatinya, anak-anaknya  sekolah  di SMA Taruna  Nusantara  dan setelah  itu  masuk  AKABRI. Namanya Kenjitsu. Ketika  Pendidikan  di AKABRI,  ditugaskan pendidikan di Jepang hingga  selesai.  Sekarang  Kenjitsu  sudah menjadi  perwira  di Angkatan  Laut. 

Itu  anak pertamanya, sedangkan  anak  keduanya seorang putri, namanya  Joshin  kuliah di ITB, dan juga sudah selesai.

Istrinya seorang guru  di Tuban. Mas Eko selama  30 tahun  pulang balik,  Magetan  Tuban. Luar  biasa,  tidak mau pindah  ke Tuban  karena kecintanya  pada Magetan,  selalu  pulang  ke Tuban karena kecintaanya  pada keluarganya  di Tuban. 

Mas Eko seorang  yang baik,  beliau  akrab  dengan siapa saja termasuk dengan anak anak saya, tampaknya  orangnya keras, seram,  tapi  hatinya  baik,  pemahaman agamanya  baik. Praktek ibadahnya juga baik.
Beliau seorang  yang disiplin  mendonor  darah, beberapa  tahun lalu dia bercerita  sudah ke 85. Beliau  juga pernah  bertemu  Presiden  SBY gara gara  donor  darah.

"Om Eko itu punya energi positif, sering memposting foto-foto anaknya, keluarganya, Beliau seorang ayah yang mencintai keluarganya" kata Hindun  seorang penulis  remaja Magetan. Penulis novel  "Halo"  ini sering konsultasi  masalah  soal-soal Matematika, yang mas Eko merupakan pakarnya.

Tgl 23 Desember, 8 hari yang lalu  ngebel saya , minta nomernya  pak Istodo guru  SMP1  Takeran, yang anaknya  seorang  tentara ditugaskan  di Kongo.

Saat  itu  dia agak batuk  batuk. 
"Lho tidak pulang ke Tuban  to Mas?" Tanyaku di telepon.
"Tidak, saya kalau  nggak enak badan ya disini  saja, sudah seperti  rumah  saya sendiri." Jawabnya sambil batuk batuk kecil  tanda  kalau  beliau  sakit.

 Setelah  itu  menurut  pak Seno, KS SMP2 Parang,  maa Eko dijemput pulang  istrinya  dan dirawat  di sana. 

Hingga  kemarin  seorang  guru  yang memiliki  moto " Mengabdi  dan setia  hingga  tetes darah terakhir" ini dikabarkan  meninggal dunia.  Innalillahi wainna ilaihi rojiun. 

Khususon ila ruhi mas Eko Sarwadi, Al fatihah .......

Selamat jalan mas Eko, perjuanganmu  tak pernah sia-sia, akan selalu  dikenang keluargamu, murid-muridmu  dan sahabatmu semuanya.

Engkau sudah meninggal tapi darahmu masih hidup mengalir pada orang-orang yang mendapatkan donor darimu ,  Semoga  Allah meridhoimu dan menempatkanmu di Surga Firdaus.  Aamiin. 

Magetan,  31 Desember  2020.






Minggu, 27 Desember 2020

Koordinaai pelaksanaan PTM dan sosialisasi SSK serta Internalisasi Nilai-nilai Pancaaila

Pagi ini saya menghadiri  undangan Dindik  yang tempatnya  di SMP 1 Magetan,  yang diikuti  semua  KS dan pengawas  SD, SMP.
Intinya  koordinasi  untuk  pelaksanaan  PTM  mulai  4 Januari  2020. Supaya  program  itu  lancar, anak- anak mendapatkan pembelajaran  yang baik dan tak ada klaster baru terutama klaster  pelajar. 

Acara dimulai  tepat  pukul 07.00 oleh  bapak Kepala Dinas, bapak Drs. SUWATA, M.Si.
Pak Kadin memberikan  arahan berkaitan  dengan tugas guru  berkaitan  dengan  pelaksanaan  PTM.

Untuk  SD masih akan diadakan  assesmen berkaitan  dengan kesiapan  PTM. Kalau  SMP  sudah dilaksanakan  beberapa  bulan  yang lalu. 

Kalau  hasil  assesmen  dinyatakan  siap,  maka  kegiatan PTM bisa segera  dimulai.  

Pak Kadin  juga menghimbau  pada  guru  untuk  serentak  melakukan  home  visit,  untuk  memastikan  selama  kegiatan  belajar  anak-anak  berada  di rumah  dan siap  belajar. Jadi tidak  bermain  kemana-mana. 

Setelah selesai  itu,  dilanjutkan  dengan informasi  dari  Bunda  Titik  Sudarti Suprawoto,  selaku  KS pembina  sekolah SSK dan  juga menyampaikan  materi internalisasi  nilai-nilai Pancasila,  yang harapan  Kemendikbud  nanti  terbentuk  pelajar  Pancasila. 

SSK  Sekolah Siaga Kependudukan
adalah  sekolah yang mengintegrasikan pendidikan  kependudukan  dan KB pada siswa.   Jadi  harapannya  setiap  anak Indonesia  nanti  siag  kependudukan,  menikah  diusia  21 tahun untuk  anak  putri  dan 25 tahun  untuk  anak laki-laki. Di usia  itu  calon  ibu  sudah matang  untuk  melakukan  reproduksi,  yang  siap  melahirkan  generasi  emas.

Di sekolah  ada Pojok SSK yang berisi  tentang  perpustakaan  kecil,  peta  sekolah, peta Kecamatan,  peta Kabupaten,  peta Propinsi  dan peta Indonesia. 
Dan juga ada  poster-poster  yang memberikan  edukasi  pada anak dan warga sekolah  untuk  siaga kependudukan.


Pojok SSK  SMPN 1 Magetan 
Sumber: dokumen  pribadi 

Anak-anak  bisa duduk-duduk  di lantai ini untuk  membaca  buku  tentang  kependudukan  dan sebagainya. Pojok SSK ini juga sebagai salah satu sumber belajar bagi para peserta didik dalam membentuk generasi keluarga berencana, serta dapat memahami isu kependudukan.

Pada saat ini Indonesia memasuki fenomena kependudukan bonus demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif 15 sampai dengan 64 tahun proporsinya lebih dari 50 persen, dibandingkan dengan kelompok usia non produktif 0 sampai dengan14 tahun dan di atas 65 tahun.

Dalam memasuki era bonus demografi, dengan pendidikan kependudukan kepada generasi muda terutama kepada para pelajar, dapat menyadarkan generasi muda dan para pelajar tentang melimpahnya tenaga kerja pada era tersebut. Sehingga  pelajar  bisa menyiapkan diri  mulai sekarang dengan belar giat  dan meningkatkan  kompetensinya.

Maksud dan tujuannya diadakannya pengintegrasian pendidikan kependudukan dan KB adalah  supaya   dapat menjadi generasi penerus yang berkualitas, serta memiliki pemahaman, sikap dan perilaku yang baik, serta pengetahuan dan wawasan tentang kependudukan dan KB, termasuk permukiman dan sanitasi, serta waktu atau usia menikah.

Semoga  generasi  kita khususnya  Magetan  menjadi  generasi  sehat,  sejahtera  , berkualitas  SDM-nya dalam  menyongsong  masa depan yang lebih  baik.


Magetan,  28 Desember  2020.




Sabtu, 26 Desember 2020

Langkah Jitu Menjadi Penulis Hebat

Sumber  ilustrasi: dokumentasi Sugeng Hariyanto 
Pagi ini saya dapat  WA dari Dr. Sugeng Hariyanto dosen  di Polinema  Malang. Seorang sahabat  saya yang sejak kecil  memang teliti,  suka  dunia ilmu pengetahuan.  Pernah saya dapati  Dia selalu bawa buku. Buku yang dibawa  saat itu  adalah  buku novel. Setelah saya lirik, ternyata  buku novel berbahasa  Inggris. Padahal  saat itu  baru SPG kelas 3.

Maka tidak  terkejut  kalau sekarang  menjadi  dosen  bahasa Inggris. Beliau  sangat  sibuk  , selain berkaitan  mengajar,  beliau  menulis buku,  menghadiri  seminar,  diklat,  Worksop  dan lain-lain.  Seminggu  yang lalu  baru  pulang  dari  Aceh,  juga  dalam  acara  memberikan  diklat. Ditengah  kesibukan  seperti  itu  masih  menyempatkan  berkenan  memberikan  pengantar  pada  buku saya yang ke 8.
Judul bukunya  adalah "Langkah jitu  menjadi penulis hebat."

"Assalamu'alaikum wrwb
Mas, aku sudah baca draf bukunya dan menulis kata pengantar singkat untuknya.
Alhamdulillah, satu buku lagi selesai.
Njenengan hebat. Produktif."

Ada beberapa hal saran dari Mas Sugeng yang bisa ditindaklanjuti.
1. Draf buku memiliki kelemahan di bidang bahasa, terutama dalam hal ejaan, tanda baca dan kapitalisasi. 
Ejaan dan beberapa kapitalisasi bisa dijaring dengan mengaktifkan 'spelling chekcer' bahasa Indonesia di Word.
Salah satu yang kentara sekali adalah tanda hubung yang harus ada di antara kata ulang.
Kapitalisasi tidak dipakai untuk kata 'bapak' dan 'ibu' jika itu bukan untuk sebutan.
Silakan cermati buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia terlampir untuk memperbaiki.

Yang disampaikan  mas Sugeng  semuanya  benar. Dan saya senang sekali  mendapatkan  masukan untuk  sempurna ya buku saya.

"Kadang salah ejanya cukup mengganggu, misalnya 'menulis' menjadi 'meulis'."

2. Ada beberapa judul yang terkait prestasi, namun tidak terkait erat dengan menulis.
Judul-judul tersebut adalah:
a. Belajar dari kegagalan untuk mencapai prestasi
b. Pengalaman sebagai moderator webinar
c. Manusia mati meinggalkan karya
d. Perpustakaan keluarga
itu seingat saya.

Saya jug setuju 4 judul  ini didel  saja diganti yang lain,  yang juga penting  berkaitan  dengan menulis.

3. Urutan judul kurang mudah untuk dipahami. Di dalam kata pengantar, saya membagi tulisnan menjadi tiga kategori,l yaitu "motivasi menulis", "kiat menulis", dan "kiat menerbitkan".
Jika bisa disusun ulang dengan urutan begitu, barangkali lebih mudah diikuti.

4. Penulis biasanya tidak menulis 'Kata Pengantar', namun menulis 'Pembuka', 'Sekapur Sirih', dan/atau 'Ucapan Terima Kasih'.
'Kata Pengantar' biasanya ditulis oleh orang lain yang ahli atau paham tentang isi tulisan. Kata pengantar bertujuan mengantarkan pembaca untuk membaca dengan pemahaman dasar tentang isi (ilmunya), penulis, atau kekhasan buku.

Terima kasih  mas Sugeng  sahabatku  yang  baik  hati,  atas  semuanya,  semoga Allah  memberikan kesehatan  dan keberkahan  kepada  penjenengan  sekeluarga. Aamiin

Terima kasih juga  atas masukan,  anggap saja  ini  proses  belajar  nekat,  dan dengan  memperhatikan  masukan  dari penjenengan dan  siapa  saja dengan  ikhlas,  insyaallah  kedepan  lebih baik.

Berikut  kata pengantar  untuk  buku saya dari Mas Dr. Sugeng Hariyanto 

Kata Pengantar
Oleh Sugeng Hariyanto 

Menulis mungkin menakutkan bagi banyak orang. Tetapi, seperti berkomunikasi, menulis sebenarnya bisa dilakukan oleh semua orang. Lalu, seperti apakah penulis sukses itu? Setiap orang mungkin memiliki definisi yang berbeda. Ada yang mengukur kesuksesan menulis dengan diterbitkannya karya di penerbit papan atas, seperti Gramedia, Mizan, atau Republika. Bagi banyak orang sukses menulis dimaknai bahwa tulisannya dibaca orang dan memberi wawasan baru atau menginspirasi pembaca untuk menjadi lebih baik.
Seperti definisi sukses menulis kiat menulis sukses juga ada bermacam-macam, tergantung siapa yang menguraikannya. Dari banyak kiat bagi penulis yang pernah saya baca, saya bisa menyarikan menjadi beberapa poin, yaitu: (a) usahakan menulis setiap hari, (b) bergaul dengan rekan lain yang memiliki renjana (passion) untuk menulis, terutama yang memiliki tingkat kesuksesan yang kurang lebih sama, (c) menjadi anggota grup menulis, (d) memiliki mentor, dan (e) jangan lupa terus membaca. 
Buku yang sekarang di tangan Anda ini kurang lebih memberikan hal yang sama. Pertama, secara keseluruhan buku ini memberi Anda motivasi untuk menulis. Ada tips-tips praktis untuk menulis dan memberi motivasi Anda untuk menulis setiap hari. Tidak hanya itu, tulisan-tulisan di dalamnya juga berisi contoh dan pembakar semangat untuk tetap menulis. Oleh karena itu, buku ini menular-sebarkan kegemaran yang sama, menulis.
Kedua, membaca buku ini juga seperti mendengarkan seorang sahabat, dengan kecintaan menulis luar biasa, sedang ngobrol tentang menulis. Di dalam buku ini ada obrolan penulis-penulis baru yang sedang berproses. Di antaranya bisa kita baca ada Theresia Sri Rahayu dan Ditta Widya Utami. Jadi, buku ini seolah-olah menjadi saluran pergaulan antara rekan-rekan penulis untuk mempercakapkan cara-cara menulis. 

Bagaimana dengan menjadi anggota klub menulis? Tentu saja, buku ini bukan wadah tukar pikiran anggota klub karena sifatnya yang searah. Namun, pembaca bisa menindaklanjuti pembacaannya dengan membentuk klub menulis dan dengan alamat lengkap yang dipajang di sini, kiranya penulis akan dengan senang hati bersedia menjadi mentornya. 

Ya, mentor adalah poin penting keempat. Selain penulis bisa menjadi mentor para pembaca yang akan membentuk klub penulis, penulis juga menghadirkan sari pati ajaran kepenulisan dari beberapa mentor hebat. Buku ini juga berisi poin-poin penting dari mentor yang kepadanya Mas KS (penulis buku ini) pernah ‘berguru’. Ya, seperti halnya penampung air yang bening, buku ini mempersembahkan sari informasi tentang menulis yang dikumpulkan penulis dari para mentornya dan juga kiat aslinya.

Mentor pertama yang kiat-kiatnya disampaikan penulis ada Dr. Ngainun Naim. Mentor kedua adalah M. Anwar Jaelani. Lalu, berturut-turut ada Akbar Zainuddin, Dedi Suhendi, Sri Sugiastuti, Noralia Purwa Yunita, dan Encon Rahman. Penulis sendiri juga berlaku sebagai mentor di sini dengan membagikan tip-tip menulisnya. Misalnya dalam Bab 10, penulis menguraikan awal mula beliau menulis dengan gaya santai.
Poin terakhir yang perlu dilakukan penulis adalah terus membaca. Membaca berarti menabung pemercik ide tulisan. Membaca berarti memperkaya gizi isi tulisan. 
Begitulah lima poin yang perlu diperhatikan para penulis, terutama penulis pemula, dapat dirasakan di dalam kandungan buku ini. Semua poin di atas secara tegas atau tersamar dapat ditemukan di dalam buku ini.
Dengan kaca mata sedikit berbeda, kita bisa mengategorikan isi buku ini menjadi tiga kategori: inspirasi menulis, kiat menulis, dan tips menerbitkan tulisan. Inspirasi menulis adalah tulisan-tulisan Mas KS yang memberi motivasi para pembaca untuk mulai atau tetap menulis. Motivasi dan inspirasi ini bisa berupa cerita tentang pengalaman diri atau pengalaman penulis sukses lain. Sementara itu dalam kategori kiat menulis, pembaca akan bisa menemukan tulisan-tulisan tentang bagaimana menulis dengan mudah yang disajikan dalam beberapa macam gaya penyampaian. Kadang kala tulisan terasa agak formal, kadang santai seperti Mas KS sedang mengobrol. Kiat menulis tentu berisi kiat-kiat menghasilkan tulisan. Ini yang menjadi tekanan buku ini, seperti yang kita baca dari judulnya. Sementara tip menerbitkan tulisan berisi cara-cara yang bisa ditempuh untuk menerbitkan tulisan di berbagai media, mulai dari blog hingga buku cetak kertas.

Ditinjau dari dua cara pandang di atas, buku ini adalah angin segar keyakinan dan inspirasi bahwa menulis bisa dilakukan oleh siapa saja dan sama sekali tidak menakutkan. Selamat menapaki hari-hari menjadi seorang penulis.


Malang 26 Desember 2020







Jumat, 25 Desember 2020

BTC Benteng Trade Center



Harinini saya mengantarkan  Bu Parno  ke BTC, sebuah tempat  belanja kain terbesar  di Solo.

Hari ini tidak banyak pengunjungnya  karena masih situasi  pandemi.  Banyak pedagang  tampak  berdzikir  dalam sendiri  mengenang  sepi.

Alunan musik  Ruth  Sahanaya menghipnotis penghuni gedung ini hingga lupa waktunya makan pagi.

Lagu ini dirilis pada 1991, yang waktu  itu  saya masih remaja. 

Mungkin hanya Tuhan Yang tahu segalanya

Apa yang ku inginkan di saat-saat ini

Oh..., Kau takkan percaya

Kau selalu di hati . Haruskah ku menangis

Untuk mengatakan yang sesungguhnya.

Kaulah segalanya untukku, Kaulah curahan hati ini, Tak mungkinku melupakan mu, Tiada lagi yang ku harap, Hanya kau seorang.

Sambil  menunggu  si Dia belanja akupun menikmati  alunan  musik  ini. Di saksikan seribu  lampu pijar  yang tak henti  bersinar  siang dan malam. Menemani  para penjaja  dan pembeli .

Menjajakan barang yang sama di tempat  yang sama,  lalu apa yang menjadi  pembeda,  sehingga  custumer  akan singgah sejenak  untuk  nenawar barang barang  ini.

Tak mampu berfikir  saya,  yang jelas Allah akan memberikan  rezeki  pada hambanya selama  jatah untuknya masih  ada.

Saya lihat  ada yang laku  dan ada yang  tidak,  mereka tidak berebut  pembeli , sikapnya  cukup santun dalam melayani  pembeli. 

Ya Allah  berikanlah  rezeki  kepada mereka  semua  dengan cukup agar  anaknya  bisa sekolah  yang pinter  agar  bisa  memahami  tugas dan kewajiban  dalam  hidup ini. 






 


Harganya Subuh

Apabila anda pagi ini  bisa datang ke Masjid untuk  sholat subuh berjamaah  itu saja berarti anda termasuk  orang yang beruntung. Sholat subuh  itu  berat bagi yang keimanannya lemah,  tapi ringan bagi yang betul-betul  memiliki  kadar keimanan  yang kuat.

Awalnya memang  harus di paksa  agar terbiasa,  kalau sudah terbiasa  serasa ringan. Ditambah lagi udara pagi  yang  segar  setelah istirahat  semalam. 
Tulisan ini semoga menambah motivasi bagi kita untuk  rajin sholat  subuh  di Masjid.  Saya akan mencoba menyajikan beberapa  fadilah sholat subuh.  Kita kadang malas  berat melakukan karena tidak tahu harganya  amal. Kalau tahu, maka merasa kehilangan dan rugi besar  jika tidak melakukannya.  
Antara lain adalah  sebagai berikut;

Rasulullah SAW mendoakan umatnya yang bergegas dalam melaksanakan shalat Subuh, sebagaimana disebutkan dalam suatu hadis, ''Ya Allah berkahilah umatku selama mereka senang bangun Subuh.'' (HR Tirmizi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu Majah).
Jadi orang yang rajin sholat  subuh akan mendapatkan  keberkahan. Kalau  tidak diberkahi hidup kita, wah rugi besar kita.

Yang kedua orang yang sholat  subuh  maka mereka berada dalam jaminan  Allah. 
"Siapa yang menunaikan shalat Subuh maka ia barada dalam jaminan Allah. Maka, jangan kamu mencari jaminan Allah dengan sesuatu (selain dari shalat), yang pada saat kamu mendapatkannya justru kamu tergelincir ke dalam api neraka.'' (HR Muslim). 

Yang lain disebutkan dalam satu riwayat Imam at-urmuzi: ''Dari Aisyah ra telah bersabda Rasulullah SAW, Dua rakat shalat Fajar pahalanya lebih indah dari pada dunia dan isinya.''

Diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy'ari ra ia berkata Rasulullah SAW bersabda: ''Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga.'' (HR Al Bukhari). Dua waktu yang dingin itu adalah shalat Subuh dan shalat ashar.

Beberapa  hadis tersebut  sudah  cukup  menjadi motivasi bagi kita untuk  berjuang melawan  lupa, berjuang  melawan malas yang hanya  nikmat sesaat. Saling mengingatkan  semoga  kuta bisa melakukannya.  Kalau  kita bisa sholat subuh  jangan berfikir  itu  adalah  usaha anda,  tapi  bersyukur  karena  kita digerakkan  Allah  untuk  bisa melakukannya. Itu adalah anugrah  yang besar  yang melebihi  indahnya  dunia  dan isinya.

Setelah sholat  subuh baru bertebaran di muka bumi  untuk  mencari  rezeki dengan upaya  apa yang bisa dilakukan.  Kalau anda seorang penulis  bisa menuliskan  apa yang anda sukai  dan bisa. 

Kalau  anda seorang  pedagang  bisa bergegas  ke pasar, mengatakan barang  dagangannya. 

Saya ke kebun saja  membersihkan rumput  tanaman alpukat  saya,  tanaman  itu  kdang seperti  manusia,  kalau kita cintai  dia akan memberikan  buah  yang banyak  untuk  kita.

Ok,mari segera berangkat,  beranjak dari tempat  nikmat sesaat  untuk  melakukan  sesuatu  yang memberi manfaat. 

Rezeki  tidak harus berupa  uang, tapi juga kesehatan,  bisa berkebun,    bersih  bersih halaman, lingkungan , menanam bunga  dan lain-lain  agar tumbuh  keindahan disekitar  kita. 


Sumber bacaan:
https://m-republika-co-id.;26 Desember  2020;06.53.











Kamis, 24 Desember 2020

Agama, Cinta dan Tanggung Jawab

sumber ilustrasi: dokumen pribadi.

Biasanya  25 Desember  hujan, tapi tidak untuk  hari ini,  langit  cerah  hingga tembus warna biru  yang sangat  jauh. Semoga cerahnya dunia hari ini secerah harapan pembaca  di pagi ini  mengais rezeki, ilmu, dan pahala.

Tadi saya menikmati  benar makan pagi  bersama putri cantikku,  Hindun, yang makan pagi disampingku  walaupun  maap belum mandi, hahaha..... Buka kartu nih.

Sarapan nasi pecel  beli di tetangga  hanya 15 ribu untuk 5 bungkus. Ya Allah  , alhamdulillah murah dan   nikmat  sekali.  

Dalam situasi  itu  saya berkata  padanya,  
"Ndun .....besuk  kalau  sudah besar  jadilah  pegawai  negeri,  karena apa?
Dengan jadi  pegawai  kamu akan disiplin  dalam hidupmu." 

Jam 4 bangun,  sholat  subuh  dan lain-lain,  masak, mandi,  sarapan  masuk kantor.  
Jadi tiap pagi pasti mandi dalam  waktu  yang relatif  sama. Hidupmu tertip. 

Walaupun gaji  pas pasan,  tapi hidupmu  tertib. Gaji yang kamu terima, kalau  dikelola  dengan baik  pasti  betul  betul pas.

Perkara cari uang banyak  biar suamimu,  wanita  itu  bisa  membantu  suami bekerja sebagai  pegawai,  sudah bagus. Tiap hari  kamu mandi pagi, dandan cantik naik motor. Sederhana ya. 

Kalau memilih  suami yang agamanya baik, mencintai  kamu dan tanggung jawab.

Kalau  agamanya  baik, dia akan bekerja dengan baik, menapaki  kehidupan dengan baik, punya  kontrol  diri yang baik. 

Yang kedua yang mencintai kamu, jangan yang kamu cintai. Kalau yang kamu cintai,  kamu harus kerja keras,  mengorbankan jiwa  raga  untuk  keluarga, sementara  suamimu  bisa santai  gak usah  pake kerja. Tapi sebaliknya  kalau  yang mencintai kamu,  dia akan memiliki semangat bekerja keras , rela berkorban  jiwa raga  untuk  kepentingan  keluargamu.  

Yang ketiga,  orang yang memiliki rasa tanggungjawab. Tanggung jawab itu penting sekali dalam hidup  ini,  kalau  tidak tanggung jawab  sudah  menikah,  hamil,  ditinggal  pergi,  nikah  lagi.  Ini terus  terang banyak terjadi,  yang menyebabkan  wanita  sakit  hati, sengsara  sak keturunannya. 

Banyak  diantara  klienku ( Penulis seorang konselor) mengalami masalah seperti itu, bapaknya pergi entah kemana tidak  meninggalkan kabar berita,  tak tahu rimbanya , apalagi nafkah keluarga,  maka ibunya  harus kerja keras  untuk  mendidik  dan membesarkan  anak-anaknya seorang  diri dengan kekuatan lemah  wanita.

Kalau orang Islam  juga punya nasihat  yang baik dalam memilih jodoh. 
Nabi Muhammad  SAW bersabda,
"Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah karena agamanya, niscaya kamu akan beruntung." (HR Bukhari)

Keempat  hal itu  memang sangat  diperlukan  dalam hidup berumah tangga, tapi Agama tetap  menjadi  pertimbangan  yang pertama dan  utama, syukur  bisa mendapatkan keempatnya.

Kalau  orang Jawa punya pertimbangan,  bobot, bibit, bebet.  Artinya apa
Bobot artinya  Mutu (Pendidikan, drajat, pangkat, dsb),

Bibit artinya garis keturunan (seperti melihat riwayat kesehatan saudaranya), 

Bebet artinya watak (Sifat dan  perilaku atau kepribadian ). 

Biasanya Bobot-Bibit-Bebet itu  penting untuk orang yang akan berkeluarga.

Maka sebelum menentukan pilihan  jodohmu pertimbangkan  setidaknya itu.
Semoga hidupmu kelak bahagia dunia akherat. Aamiin.

Magetan,  25 Desember  2020

Sumber bacaan :

https://brainly.co.id/tugas/4532356; 25 Desember  2020; 08:48

https://m-republika-co-id.; 25 Desember 2020; 08:15







Membaca, Jendela untuk melihat dunia

sumber  ilustrasi: dokumen  pribadi 
Hari kedua dalam liburan  ini, santai sejenak bersama keluarga kecilku. Matahari bersinar  cerah menatap daun daun berkilau hijau di depan rumahku, sebuah pemandangan segar yang langka bila anda hidup di tengah perkotaan. 

Hari ini  Istriku  tidak memasak untuk  sarapan pagi, hanya  beli sarapan nasi pecel di tetangga desa , tiga ribuan, nikmat sambalnya "nyepotne kucir" kata ibu ibu muda sekampung. 

Inilah  kemurahan dan keberkahan  yang diberikan Tuhan  kepada orang-orang  desa,  murah  sandang pangan seger kewarasan , oleh  karena itu  kami memilih  tinggal di desa  saja. 
Pagi ini saya menulis di FB sebuah doa untuk  teman-temanku  di dunia maya seperti ini;

Katakan Aamiin,  jika ini do'a Anda juga,

Ya Allah ampunilah  semua dosa kami, Bapak Ibu Kami, saudara  kami semua.
Ya Allah tunjukkanlah kami ke jalan yang benar  yang Engkau ridhoi.

Ya Allah selamatkanlah kami dari segala macam  musibah,  balak, penyakit.

Ya Allah berikanlah  kami sisa usia yang barokah.
Ya Allah berikanlah  hidayah kepada kami, dimanapun kami berada. 

Ya Allah jika  suatu  saat nanti kami sudah  Engkau  ambil,   masukkanlah kami semua  ke Surga Firdaus tanpa hisab, karena luas  dan besarnya  rahmatmu pada hambamu. 

Aamiin ya Robbal alamiin.

Dari pada menyindir  orang,  menghina orang, sok  baik,  sok pintar,  nulis doa seperti itu  saja.  

Beberapa  hari tidak menulis di status,  hanya  "ngeshare"  tulisan  di blog saja,  biasanya  sedikit  yang mau  membaca. Karena  kebanyakan  orang  membaca tulisan  panjang  itu kurang suka. 

Saya ingin  menjadi orang yang suka  membaca , karea membaca itu  adalah jendela untuk  melihat  dunia. Kalau  tidak melihat  dunia rasanya seperti  orang buta  yang tak tahu apa  apa.

Saya ingin mengetahui  banyak hal dari  indahnya dunia  yang bisa ditulis dengan tinta warna. Untuk  itu selalu  membaca.

Saya melihat  bangsa  bangsa maju warga negaranya  memiliki  budaya membaca. Tidak tahu,  apakah dengan membaca  sehingga  mereka menjadi bangsa yang maju, atau sebaliknya  dengan menjadi bangsa yang maju sehingga  mereka suka membaca. 

Dalam Al Qur'an  surat Al Alaq, 

Berikut ini surat Al Alaq ayat 1-5 dan terjemahan:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ - ١
Arab-latin: Iqra` bismi rabbikallażī khalaq
Artinya: "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,"

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ - ٢
Arab-latin: Khalaqal-insāna min 'alaq
Artinya: "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ - ٣
Arab-latin: Iqra` wa rabbukal-akram
Artinya: "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,"

الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ - ٤
Arab-latin: Allażī 'allama bil-qalam
Artinya: "Yang mengajar (manusia) dengan pena"

عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ - ٥
Arab-latin: 'Allamal-insāna mā lam ya'lam
Artinya: "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."


Surat Al Alaq merupakan wahyu yang diturunkan pertama kali pada nabi Muhammad  SAW. Kita dianjurkan untuk  membaca. Berarti  membaca itu sangat  penting. Agar kita menjadi manusia yang lebih baik. Dengan membaca bisa mengungkap rahasia  ilmu , dengan membaca  membuat  wawasan kita luas,  cara pandang kita jauh , berfikir kita tajam, naluri kita  terlatih.  

Pasti beda  orang yang banyak membaca dengan orang yang sedikit  membaca. Orang banyak  membaca  kata kata yang keluar dari lisannya pasti berbobot  ilmu  dan hikmah.  

Tapi orang yang banyak  bicara  sedikit  membaca,  kata  kata  yang keluar  dari lisannya adalah  hanya dari apa yang dia lihat , dia dengar dan dia rasakan. 

Seperti  itu.  Untuk  itu  membacalah.


Magetan,  25 Desember  2020

Sumber bacaan:
Al Qur'an 
https://news.detik.com/



Selasa, 22 Desember 2020

Solusi agar PJJ lebih menarik



Judul buku : AGAR PJJ TAK LAGI MEMBOSANKAN
Pengarang: Wijaya Kusumah,MPd.
Penerbit: YPTD
Ceritakan: ke 1
Tebal buku: 173 halaman
Harga: 60.000

Buku ini cocok dibaca oleh guru  di mana saja berada  yang ongin pembelajaran  yang dusampaikan tak lagi membosankan. 

Dari membaca  buku  ini akan terinspirasi  bahwa agar PJJ itu  tidak membosankan, maka siswa  harus senang, guru  senang, orang tua  senang. Agar itu semua bisa terwujud  maka harus diciptakan  pola belajar dari rumah yang efektif. Maka yang perlu  diperhatikan adalah;
Siswa dan guru  harus memiliki  internet  yang lancar.  Jika akses internet  tidak lancar  maka  pembelajaran bukan  lagi menyenangkan  tetapi  menegangkan dan bahkan membosankan  ( hal v).

2  pola atau cara  kerja yang diciptakan  harus menarik,  guru harus sudah siap  dengan materi   yang akan disampaikan,  dalam bentuk powerpoint,  atau web, juga bisa berbentuk  video  atau gambar.

3. Efektif 
4. Guru membuat  jadwal, setiap  siswa dan harus   membuat jadwal, dari bangun tidur  hingga tidur  kembali,  sehingga mereka akan lebih tertib  dalam belajarnya.  Disini  peran  orang  tua  sangat  penting,  mungkin  mengingatkan,  memotivasi,  memfasilitasi  prasarana  dll 
5  Gunaka teknologi  yang ada; wa group, dengan memadukan  antara teks, foto  dan vidio.  Guru  harus mampu memilih  teknologi yang ada  untuk  memudahkan komunikasi  dengan siawa,  dengan berbagai  aplikasi  terkini.  ( hal 6)

5 hal  itu yang penting  untuk  diperhatikan  oleh Guru,  siswa  dan orang tua. 

Pad bagian  1 buku  ini Wijaya Kusumah menulis sesuai  eengab judul  buku  ini yaitu  Agar  PJJ TAK LAGI MEMBOSANKAN.  
Dalam  bab  ini berisi  upaya  Omjay  mengadakan seminar  nasional  agar  PJJ tak lagi membosankan bersama  narasumber  lainnya  yaitu  pak Dedi, Pak Agus, pak Namin,  dan bu Kanjeng. 
Omjay  juga memotivasi  pada guru  hebat  Indonesia agar  senantiasa  menuntut  ilmu  dengan iklas,  yang diistilahkan  berburu  ilmu  jangan berburu sertifikat,  sertifikat  adalah bonusnya. ( hal.3)

Omjay  dan kawan kawan  juga mengadakan lomba  strategi  PJJ yang efektif dan menyenangkan , bisa dilihat  di http://gurupenggerakindonesia.com.

Pada bagian 2 penulis memitivasi guru  untuk  menerima  perubahan, terutama guru  TIK  harus nebguatkan logika berfikir  anak dengan computational thinking, mereka harus  mempelajari  ilmu Informatika  secara  mendalam , guru  harus berani mencoba teknologi baru,  guru yang tidak menguasai teknologi  akan tertinggal,  oleh karena itu  guru tak boleh berhenti  belajar. (hal .6)

Anak-anak  akan sekali kalau diajar  oleh guru yang mau  dan suka belajar  sepanjang  hayat. 

Darah  guru tangguh  berhati cahaya akan mengalir  lancar  dalam memberikan pembelajaran yang menantang (  hal 6)

Pada bagian 3 penulis menginspirasi  Guru  untuk  berbagi,  memotivasi  guru  untuk  menulis,  Betapa  penulis  dalam kesibukan sebagai  nara sumber,  guru, founder GWA menulis, membuatkan kata pengantar,  juga masih  menerima  tawaran  tawaran sebagai narasumber , di bagian ini  juga  ditunjukkan bagaimana  seseorang  menyampaikan pesan  WA memohon  seorang narasumber  menjadi pembicara  dalam suatu  acara. ( hal. 8)

Juga menyamoaikan seorang petugas host mengelola sebuah acara webinar  yang di tulis  dengan apik mengalir  pada (hal 9)

Pada bagian 4
Penulis memotivasi  pembaca untuk  memanfaatkan  situasi  pandemi  dengan berbagai  keguatan produktif,  antara lain dengan menulis,  kita bisa menyampaikan  apa yang ada di kepala  kepada para pembaca.  Kita bisa mencoba berbaga lomba menulis,  kalah menang itu biasa, sekedar uji nyali saja di dunia  maya . Bila ingin  dapat arisan  , maka kuta harus  ikut  arisan,  bila kita ingin menjadi  pemenang lomba  , maka ikutilah  lombanya. ( hal 13).

Juga ditulis  tentang bekerja  dari rumah bisa mendatangkan banyak jutaan rupiah , bagaimana  caranya  silahkan baca detail  di hal  14.

Bagian 5
Pada bagian ini penulus memberikan  kegiatan dari rumah  , seperti kegiatan isro  mi'roj  yang diadakan secara  virtual  SMP  Labschool  Jakarta. ( hal 16)

Bagian 6
Pada bagian ini  dijelaskan pola pembelajaran  yang efektif dari rumah,  Omjay  sapaan akrab  penulis menjadi narasumber  pada kegiatan ini , penukis juga menyampaikan  materi  yang di unggah di https://youtu.be/wPGkmJnss90
(Hal. 21)


Selanjutnya  penulis juga menjelaskan prinsip  yang harus  diperhatikan  dalam menciptakan  pola pembelajaran  dari rumah,  yaitu kegiatan  pembelajaran  harus menyenanagkan semua,  siswa senang, orang tua  senang, guru  senang,  akses internet  lancar,  guru bisa menggunakan  berbagai aplikasi  yang sesuai dengan kondisi  siswa  di rumah. Jadi  tidak harus menggunakan  aplikasi  canggih yang terbaru.   ( hal 22)

Selanjutnya  juga dibahas  bagaimana  kalau  siswa tidak  2mempunyai  HP atau jaringan internet  yang  lemot. Ini dijelaskan  pada hal 24.
Di sini penulis membahas juga  bagaimana  agar  penggunaan kuata  internet  bisa lebih hemat, yang menjadi  kendala  kebanyakan  pelaksanaan  PJJ. Yaitu dengan pola On Of, pola lain yang lebih hemat  adalah gunakan WA group atau Line group , dengan menggunakan  bentuk teks, bapak ibu harus  membiasakan menulis.  ( hal 29)

Bagian 6 
Catatan diskusi tata kelola organisasi  profesi  guru.
Pada bagian ini  dijelaskan kriteria organisasi  profesi  guru yang harus dibuktikan  oleh  perangkat  hukum.  ( akta notaris, akta kemenkumham, NPWP dll. 
Juga dibahas desain tata  kelola guru hal 33
Payung hukum organisasi  profesi  guru, isu isu tata kelola  guru  yang berkembang,  peluang dan tantangan  dalam tata  kelola  organisasi  profesi  guru,  hal 35

Bagian 7 
Hasil refleksi  organisasi  profesi guru 
Tulisan ini  berisi laporan  penulis saat  pertemuan  di hotel  Aryaduta Jakarta. 
Ada 5 catatan  penting  yang dirumuskan 
1. Membentuk  forum  organisasi  profesi  dengan sekretariat  bersama.
2. Pembuatan  nota  kesepakatan 
3 organisasi  profesi  menjadi mitra strategis pemerintah 
4. Setiap  organisasi  memiliki perangkat  organisasi dan mengisi  instrumen,  self  assesmen.
5. Pembahasan  teknis  pelaksanaan  webinar dan pertemuan organisasi . Hal 42
Dalam bagian ini  nuga ceritakan keinginan  bersama  organisasi  profesi guru  bisa bersatu. Setiap organisasi  profesi guru  mempunyai  andil  besar  bila mampu  menjalankan  program kerjanya  dengan  baik dan dirasakan  oleh para anggotanya.  Hal.45.

Bagian 9.  Pada bagian  ini dipaparkan  bahwa Kompasiana  adalah buku  yang  siap  ditulis.  Menulis  adalah  salah satu  cara  penulis  mengisi  waktu luang.  
Kompasiana ibarat  buku  tulis  yang siap  ditulis.  Kita bisa menuliskan  apa saja yang ada di kepala.menyampaikan pesan yang dilihat  dan dikerjakan.  Hal.49

Guru dapat  membagikan  ilmunya di blog Kompasiana.com, dengan begitu  apa yang dikuasainya bisa  dibaca  orang lain. Dan guru  bisa  berbagi  ilmu dan pengetahuan  pada  orang  lain.

Dalam tulisan ini juga disampaikan  PJJ  taknlagi membosankan  karena gurunya banyak membaca dan rajin menulis setiap hari di blog Kompasiana.com. hal. 51

Bagian 10, penulis juga ikut   berpartisipasi  dalam  kegiatan penyusunan  petunjuk pelaksanaan  ekstrakurikuler karya ilmiah dasar,  agar program  yang dirancang  Kemendikbud  ini berjalan  dengan baik.

Upaya  pengembangan kemampuan  literasi dan numerasi tidak hanya  dilakukan di dalam  proses belajar  mengajar  di kelas,  namun juga  melaui  kegiatan  ko kurikuker dan ekstrakurikuler.  Hal.53

Bagian 11
Kebanjiran TIK  dapat  mempertahankan NKRI  harga mati,  TIK  sangat  penting untuk  kemajuan  bangsa,  kita banyak  menggunkan  produk  luar  , itu  berarti  kita belum  mandiri  dibidang  TIK  untuk  itu  harus diajarkan  mulai  dari SD, SMP, SMA, SMK. Indonesia  harus  melakukan  inovasi  dibidang TIK sehingga  bisa digunakan sebagai alat mempersatu  bangsa dalam bingkai  NKRI.  Hal. 59

Saya sudah membaca  buku  ini  hingga  selesai,  semuanya  menarik,  menginspirasi  dan memotivasi.  Silakan  miliki  buku  ini  untuk  mempertajam  kemampuan  menulis  kita. 

Magetan,  29 Desember  2020
















Senin, 21 Desember 2020

Pembagian kartu Tani

Mulai saat  ini kalau  mau beli pupuk  harus pakai  kartu  Tani. Hari ini di Balai desa Pojoksari  dibagikan  Kartu Tani  pada seluruh  rakyat. 

Kartu tani adalah sebuah kartu yang dirancang khusus untuk melakukan alokasi pupuk subsidi kepada kaum petani. Program kartu tani tersebut dimulai di Pulau Jawa pada 2018 dimana 3 bank BUMN menerbitkan kartu tani tersebut yakni BRI untuk Banten, Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

Walaupun  orang desa  kami juga mengikuti  standar  protokoler  kesehatan.  Memakai masker,  jaga jarak  dan cuci tangan dengan air mengalir. 

Seluruh  perangkat  desa  ikut  membantu penyerahan  kartu  Tani  untuk  warga ini.

Bagaimana menggunakan  kartu tani?
Petani tinggal membawa kartu tani datang ke kios yang dirujuk. Kartu tani digesek pada mesin EDC di kios pengecer pupuk bersubsidi. Masukkan nomor PIN yang baru, mesin EDC menampilkan informasi data alokasi pupuk dan data petani. Lakukan pembelian pupuk sesuai kebutuhan.

Apakah  kartu  tani dapat bantuan?
Tidak hanya itu, lanjut Sarwo Edhy, manfaat kartu tani yang bisa dirasakan oleh para petani ialah kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi. Terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait.

Kapan kartu  tani bisa digunakan?

Mulai 1 September 2020, penebusan pupuk bersubsidi di kios-kios pupuk oleh petani harus menggunakan Kartu Tani.
Semoga dengan pembagian kartu  tani ini  distribusi  pupuk lancar, para petani  tidak bingung  mencari  pupuk,  dan harga pupuk  terjangkau  ditingkat  petani, agar busa menanam  dengan baik yang pada giliranya  akan meningkatkan  perekonomian  Indonesia.  




Sumber bacaan :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kartu_tani

https://8villages.com/full/petani/article/id/5facbb0c5bccf81200b726c2

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kartu_tani









Ibuku Bernama Sarinah

    

Hari ini tgl 22 Desember  2020 dikenal sebagai hari Ibu. Anda pasti mengenang  Ibu Anda. Masakan kesukaannya  apa, kalau  mendongeng, bercerita, bahkan bercanda dengan anak  anaknya bagaimana.  Bahkan sampai perjuangannya bagaimana agar ekonomi  keluarganya  tetap berdiri  kokoh, agar anak  anaknya  bisa bersekolah,  beliau  rela  berpakaian  sederhana,  makan seadanya, bahkan  beliau  rela tidak  melaksanakan  ibadah Haji,  yang seharusnya  beliau  mampu.

Beliau  lebih memilih  mewariskan  sedikit  hartanya  untuk  anak-anaknya. 

Giliran  si anak membuat  rumah,  Ibu entah  apa yang bisa dibantukan kepada anaknya, membantu  semaksimal kemampuannya,  agar rumah anaknya  bisa segera berdiri  dan selesai,  agar cucunya bisa berteduh  nyaman bahagia.

Kalau  anaknya  sakit  seolah memohon,  "Ya Allah  kalau  Engkau mengijinkan, biarlah sakit  anakku  , aku saja yang menjalani,  sehatkanlah dia." Semua itu  karena  kasih sayang dan cintanya  kepada anak  melebihi  cintanya pada dirinya  sendiri. 

Ketika  itu  anaknya  sudah bekerja,  sudah makan  gaji,  karena  masih  repot  urusan  anak anaknya  dan membangun  rumah,  akhirnya  belum bisa  membantu  ibunya.  

Ketika  anak-anak  sudah besar,  diikuti  karir  yang baik, jabatan mapan, bisnisnya lancar ,  rejekinya  banyak,  ya Allah Ibu  sudah tiada. 

Terus kapan beliau merasakan  bahagia,  memanjakan dirinya,  itulah seorang Ibu. 

Aku juga mengenang  Ibuku,  bagaimana  beliau  membesarkan  dan mendidik aku dan saudara saudaraku, yang  saat  itu perekonomian  negara  sedang sulit,  karena baru  saja Indonesia merdeka. Semua ibu pasti  berjuang  keras  untuk  keluarganya.

Bagaimana  beliau  pergi  kepasar di pagi buta, bersama rombongan Bapak Bapak yang pergi menggiring sapinya  menuju tempat tebangan tebu , dengan menggendong  dagangannya kemudian setelah pulang  menghitung  uang hasil  jualannya,  dihitung berulang ulang, hasilnya berapa, kemudian untuk  beli jajan berapa, untuk beli belanja dapur berapa,masih sisa berapa,  walaupun  sedikit  selalu  tampak bahagia.  Itulah Ibuku.

Disaat itu  kalau aku rindu beliau tak pulang  pulang, kucari bajunya,  kucium bau keringatnya yang tersisa di baju motif bunga bunga kesukaannya.

Tak lupa  jajannya,  kadang gethuk ketela,  jongkong,  grontol,  krupuk,  tepo pecel, nasi pecel  itu  jajan  yang paling  istimewa.  Dibungkus daun jati muda, sambalnya  tidak rata,  ada kulupan  daun lembayung  dan sedikit  ganteng  kedelai. Wah nikmatnya jauh lebih  tinggi  dari  pada  di restoran sekarang.

Itulah Ibuku,  Dia tak suka berhutang, makan seadanya, rumah  juga seadanya yang penting  kami bisa sekolah. 

Pagi  tadi  untuk  mengenang beliau  saya bacakan  tahlil  bersama  istriku  setelah sholat  subuh,  pahalanya dan doanya  saya khususkan kepada beliau,  agar beliau  diampuni  dosanya,  diterima  amalnya,  ditempatkan di surganya. 

Saya sangat  ingin bisa melaksanakan  ibadah haji  ke Mekah dan pahalanya  saya hadiahkan untuk  Ibu dan Bapakku. Agar Allah menempatkan  Ibuku  dan Bapakku  ditempat  yang bahagia,  semua  keperluanya  tersedia,  nggak usah  pake kerja, nggak usah sengsara  seperti  ketika hidup  di dunia.

Nama Sarinah

Ternyata Sarinah itu sendiri diambil dari nama salah satu pengasuh Presiden Soekarno di masa kecil. Dalam pengantar bukunya yang berjudul Sarinah, Soekarno menuliskan “Dari Mbok Sarinah, saya mendapat pelajaran mencintai 'orang kecil'. Ia orang kecil, tapi jiwanya selalu besar”.

Kecintaan Soekarno dan rasa hormat yang tinggi terhadap Sarinah diwujudkan dengan menamai pusat perbelanjaan pertama di Indonesia sesuai dengan nama pengasuhnya itu. 

Nama Sarinah  juga pernah menjadi judul lagu ciptaan Ismail Marzuki pertama kali  tahun 1931, saat itu  Beliau  baru berumur  17btahun. Judul lagunya  O Sarinah.

Juga ada lagu judulnya Sarinah Ayu yaag dinyanyikan oleh Waljinah

Sarinah Ayu

Oh... Sarinah
Tak kandhani nah, ojo mlayu
Oh... Sarinah
Opo sênêng nah, karo aku

Rupamu ayu, Sléndhangmu barong
Gêdhé dhuwur nah, moblong-moblong
Rupamu ayu, dhêkik pipimu
Opo sênêng nah, karo aku

Oh... Sarinah
Tak kandhani nah, ojo mlayu
Oh... Sarinah
Opo sênêng nah, karo aku

Rupamu ayu, Sléndhangmu barong
Gêdhé dhuwur nah, moblong-moblong
Rupamu ayu, dhêkik pipimu
Opo sênêng nah, karo aku

Oh... Sarinah
Tak kandhani nah, ojo mlayu
Oh... Sarinah
Opo sênêng nah, karo aku

Yahh itu hanya sebuah lagu yang kebetulan adalah nama simbokku, Sarinah. Yang jelas Simbokku kepribadianya  baik, tidak pernah mencuri, seneng tetulung, andap asor pada sesama, tidak pernah bertengkar, tidak pernah menyakiti sesama,  tidak suka berhutang. Itu  juga yang diajarkan padaku.

Terakhir  juga  buat Bapak  Ibuk  Anda , jika telah  tiada, semoga  dimasukkan  ke surga.
Jika masih ada beruntunglah anda karena dapat memuliakan mereka.

Selamat  hari Ibu, 22 Desember  2020



Kenikmatan yang terkurangi

Hari ini  saya ke dokter  Gigi,  sejak kemarin malam  gigiku sakit. Sebenarnya  tidak berlubang,  atau bagaimana, tetapi sudah goyang dan sakit.  

Kemudian saya memutuskan untuk  dicabut  saja daripada  nanti kambuh  lagi,  yah karena sudah berusia  54. Selama  itu  pula  Gigiku terpakai,  kalau  tidak dirawat  dengan baik tidak  sampai  selama  itu  pasti  sudah  berlubang. 

Saya melihat  ada beberapa  temenku  yang giginya tinggal sedikit,  tapi ada juga yang giginya  masih lengkap. Luar biasa,  pasti dia seorang yang rajin dan disiplin  gosok  gigi. 

Biasanya  anak-anak  itu  kalau  diarahkan  gosok gigi  malas, akibatnya  dikemudian hari,  masih muda giginya  sudah bermasalah.  

Biaya  cabut  gigi mencapai 180.000
Kalau  pasang  gigi  baru  mencapai  1 juta  per gigi,  brarti  kalau  gigimu  masih  34, sama saja punya uang 34 juta.  Mahal ya...


Saya berpikir,  orang  itu  kalau  sudah tua Allah  akan cabut  kenikmatan kenikmatan  yang diberikan  padanya. Dikasih gigi  lengkap itu adalah kenikmatan,  suatu  saat  nanti  pasti tanggal satu persatu. Dan itulah  berarti  berkurangnya kenikmatan  dari Allah. 

Saya tidak  tahu  nanti  sampai  umur  berapa Allah  memanggilku,  diusia 54 tahun  sudah  berkurang  5 gigiku.  Mataku  sudah plus 2, jadi harus  pakai  kacamata  untuk  bisa membaca. Kolesterolku sudah  216 , yang merupakan  akumulasi  atas apa yang saya  makan  selama  54 tahun  ini. 

Yah, jalani saja sisa usia  yang ada  dengan  memanfaatkan  untuk  kebaikan  yang saya mampu.  Senyampang  masih  bisa  melakukan  pilihan.  Suatu  saat  kalau sudah meninggal  tidak ada pilihan lagi. Sudah tak bisa melakukan apa-apa,  hanya  memetik  buah tanaman  yang kita tanam  ketika  masih hidup.  

Yah  tulisan ini  itung  itung  mengingat  kematian,  karena ingat  kematian  itu  baik, kalau  kita ingat  kematian sehari  semalam  selama  20 kali  maka akan dijamain  masuk  surga. 

Orang yang banyak mengingat kematian oleh Nabi Muhammad saw dikatakan sebagai orang yang paling cerdas,

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.” “Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah).

Dalam hadits lain, menurut Syekh Nawawi, Nabi Muhammad Saw juga bersabda, “Hendaklah kamu di dunia ini seolah sedang menjadi pengembara, bahkan menjadi orang yang melewati jalan, dan anggapkan kamu sebagai penghuni kubur.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari Ibnu Majah dan Ibnu Umar)

Mengingat kematian, menurut Imam Al-Ghazali, dapat pula mengobati jiwa yang sakit, menyegarkan spiritual yang letih, serta membangun kembali kekuatan dan energi batiniah yang tidak berdaya. Maka semakin banyak mengingat kematian, semakin meningkat pula ketekunan dan optimisme dalam melaksanakan hak-hak Allah SWT, di samping semakin ikhlas dalam beramal.

 Sudah pukul 21.00 saya dipanggil  masuk  untuk  diperiksa  pak Dokter,  selama  20 menit saya  ditreatmen  dan selesai.  

Tak lupa diantar  istri yang selalu  setia  bersamaku ke manapun aku mau. 

Terima  kasih  ya Mi. Met malem.


Senin, 21 Desember  2020.


Sumber bacaan:

https://m-akurat-co.cdn., 21 Desember  2020; 20.37.

https://m-republika-co-id;21 Desember  2020, 20.35.




Sabtu, 19 Desember 2020

Cerita warung kopi

Setiap orang ternyata membutuhkan teman, kalau kita ketemu teman sudah, kita ngobrol  kesana kemari  dengan perasaan  senang  , tahu tau.kkkt6j67hu sudah  satu jam dan pamit pulang.  

Demikian juga Kang Man, pagi pagi naik sepeda buntut pergi ke warung  Yu Nah. 
"Kopi yu, kirlik" sapa Kang Man pada Yu Nah, walaupun  hanya  seorang  penjaga  warung,  tapi  dandan ny74ka wah top. 
Sertiap hari sebelum  pergi ke sawah selalu  mampir  di sini, bertemu  dengan teman-teman  seusianya sambil nyruput  kopi di pagi hari. 

Saya mengamati saja apa yang dibicarakan mereka, topiknya tidak  tinggi tiggi, bukan masalah politik,  bukan masalah  pemerintahan, bukan masalah persinggungan  agama, dan lain lain, tapi masalah sehari  hari yang dialami  mereka,  sesekali  terdengar tertawa  tanda mereka bahagia. 

"Memelihara sapi, rugi tahun ini, harganya turun. Lha bagaimana  tidak ada orang mantu, karena korona." Seloroh Kang Man pada teman-temannya di warung gede milik Yu Nah.

"Tapi kalau beli daging  harganya  kok ya tetap ya, tidak turun, ya." Jawab kang Min.

"Wah gak paham saya seperti itu,  itu  rahasia  bakul daging,  kita ini  manut  saja  pada  bakul."  Timpal Kang Man sambil menyalakan api rokok  yang tidak  nyala nyala.

"Si otong sakit , sudah satu minggu  dirawat  di rumah sakit." Kang Paijo memunculkan topik lain. 
"Lha bagaimana  mau menjenguk ya tidak  boleh, biasanya ramai ramai  naik  pikepe mas Diar  ke rumah sakit." Jawab Kang Man.

"Yo wes mendoakan saja dari  rumah  agar segera sembuh.  Kita semua ini yang penting jaga kesehatan , setiap  hari bisa ke warung, gitu saja sudah senang sekali." Jawab Kang Min. 

"Yo jangan lupa ibadahnya kang, ayo mesjide  di ramekne  biar barokah." Kang Man menimpali pembicaraan  yang ganteng ini. 
"Kata pak ustad kalau  kita pergi  ke mesjid  setiap  langkah  itu  meningkatkan  derajat,  langkah  yang satunya  menghapus dosa." Lanjut  Kang Man.

"Pora ya beruntung  kalau  kita ke Masjid."
"Tadi pagi saya tidak ke Masjid,  lha bagaimana  mencari kunci kok tidak ketemu, ntah tlisut  dimana, lupa." Kang Min menanggapi. 

"Memang  sudah tua  itu  pelupa 
Lha ketemu nya dimana ?" Tanya Kang Man.
"Di saku baju,  ketemu setalah  agak siang."
"Berarti  tadi kamu tidak mendapatkan  keberkahan  sholat  subuh."
"Siapa  yang jamaah sholat  subuh  itu  dijamin  Allah hari itu?"
"Dijamain  apanya?"
"Ya rejekinya,  ya keselamatanya."
"Wah rugi  ya kalau tidak jamaah subuh."

"Gimana tanaman padimu?"
"Mau nyemprot hari ini  aku, ada walangnya,  walang sangit."
"Obatnya apa?"
"Pakei matador  aja beres."

Tahu  tahu kopinya habis  dan sarapan  satu piring nasi pecel yunah  yang mantab.
"Berapa Yu?"
"7000 kang."
Uangnya puluhan ribu  kembali  3000.
"Dah ayo berangkat." Kang man beranjak  lebih dulu  diikuti yang lain. Sambil  mengambil  sepeda buntutnya  ke sawah berjuang  menanam padi  agar panen untuk  menghidupi  anak istri.

Minggu  20 Desember  2020.


Jumat, 18 Desember 2020

Membangun Branding Melalui blog dan medsos

Namanya Namin AB Ibnu Solihin seorang  Founder Motivator Pendidikan Com, Ayah Empat @anaktanpagadget, Blogger Pendidikan, Konsultan Branding Sekolah, Pembicara Seminar Parenting dan Dosen. Profil lengkapnya bisa dibaca disini https://motivatorpendidikan.com/index.php/2015/08/29/profil-namin-ab-ibnu-solihin

Silahkan Follow Media Sosialnya :
Instagram @motivatorpendidikancom https://www.instagram.com/motivatorpendidikancom/
Instagram @anaktanpagadget
https://www.instagram.com/anaktanpagadget/
Channel Youtube Motivator Pendidikan Com
https://www.youtube.com/channel/UCDOPzq1XzFeT4796mhczHiw?view_as=subscriber

Lebih dari 200 Materi Training dishare Gratis disini
https://www2.slideshare.net/naminsekolahakhlak/presentations
Kunjugi Website Saya di
https://motivatorpendidikan.com/

Video Materi Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial
https://www.youtube.com/watch?v=PFWf0-gerT8

Video Sharing Pengalaman Nyata Saya Bagaimana Medapatkan 1 Miliar Pertama dalam memanfaatkan Youtube, Blog dan Medsos sebagai Branding.
https://www.youtube.com/watch?v=Z_JFvu0LCeg

Materi Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial dalam bentuk slide presentasi :
https://www.slideshare.net/naminsekolahakhlak/membangun-branding-melalui-blog-dan-medsos

Materi Membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial dalam bentuk narasi.

Namin  juga telah membagikan secara Gratis lebih dari 200 materi training di slideshare.net, setiap tahunnya bisa dilihat oleh lebih dari setengah juta kali dan di download sekitar 7 Ribu kali. Linknya sebagai berikut https://www.slideshare.net/mobile/naminsekolahakhlak

Membangun Branding memang tidak mudah, tapi jika kita sungguh-sungguh Insya Allah ada kemudahan.
Menurut Namin , Membangun Branding  harus sejalan dengan kompetensi yang kita miliki. Jangan coba-coba membangun Branding tertentu tapi tidak punya Ilmunya. 

Membangun Branding melalui blog juga harus selaras dengan kepribadian kita di Blog, Medsos dan segala aktivitas yang kita lakukan.
Menulis konten kreatif di Blog dengan konsisten pada Branding yang kita miliki adalah kewajiban yang harus ditaati. 

Kala mau dikenal sebagai pakar pendidikan misalnya, ya sudah konsisten nulis hal-hal yang berkaitan dengan hal tersebut. Hingga akhirnya ketika orang berbicara “Motivator Pendidikan” mereka, Akhirnya akan mengingat “Namin AB Ibnu Solihin”. Ini contoh saja

Tapi jika ada penasaran coba anda searching di Google beberapa kata berikut ini “Motivator Pendidikan” “Pembicara Seminar Parenting” “Motivator Pelajar”. Anda akan bertemu dengan siapa kira-kira?

Menulis dan membangun Branding telah mengantarkan Namin keliling Indonesia, Dia telah mengisi training setidaknya dilebih dari 300 lembaga, sejak tahun 2014-sekarang. Lengkapnya materi membangun Branding Melalui Blog dan Media Sosial saya bagikan lewat link di bawah ini, baik dalam bentuk slide maupun video workshop.
Demikian pengantar diskusi malam ini.Semoga bermanfaat dan tetaplah bersemangat untuk menjadi pribadi yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani.

Kita sering mendengar istilah Brand dan Branding, walau sepertinya mirip tapi sebenarnya memiliki perbedaan. Brand adalah merek yang dihasilkan melalui branding, lalu branding itu apa dong?

Branding adalah proses atau strategi yang dilakukan untuk membangun hubungan dengan para pembaca blog atau media sosial yang kita miliki.

Contoh membangun Bran dan Branding adalah sebagai berikut :
Contoh : Brand (Merek) Blog dan istagram motivatorpendidikan.com :
1. Nama Blog dan Instagram : motivatorpendidikan.com
2. Identitas (Logo dan tulisan dominan warna merah, yang mencerminkan nilai semat)
3. Fokus pada dunia pendidikan ( Training, Seminar dan Worksop)
4. Fokus Materi ( Training Guru Kreatif, Seminar Parenting, Motivasi Pelajar dan Mahasiswa, Branding Sekolah)
5. Konten tulisan berisi artikel pendidikan dan foto-foto kegiatan training.

Contoh : Strategi yang dilakukan dalam membangun Branding Blog dan istagram motivatorpendidikan.com dengan cara :
1. Membuat blog dan media sosial yang mudah dibaca dan diingat oleh orang yaitu motivatorpendidikan.com
2. Mengisi konten Blog dan Media sosial dengan tulisan – tulisan yang berkaitan dengan dunia pendidikan, sehingga segmentasi jelas, bahwa pembaca yang akan berkunjung adalah mereka yang membutuhkan konten tersebut.
3. Membuat poster dan video yang berkaitan dengan motivasi pendidikan.
4. Membuat kaos yang bertuliskan motivatorpendidikan.com
5. Mengadakan pelatihan Gratis dari motivatorpendidikan.com sebagai sarana memperkenal Brand (merek)
6. Mengadakan perlombaan menulis buku yang diselenggarakan oleh motivatorpendidikan.com
7. Membagikan secara gratis ribuan video pendidikan kepada para follower atau peserta kegiatan seminar.
Unsur-unsur dalam branding diantaranya adalah:
a. Nama merek atau brand : Motivatorpendidikan.com
b. Logo (Tulisn dan Logo ).
c. Tampilan visual Blog dan Medsos (lihat website motivatorpendidikan.com, Simple, informati dan SEO Friendly).
d. Juru bicara (Namin AB Ibnu Solihin : Founder motivatorpendidikan.com).
e. Suara (Memiliki ciri khas ketika membuka sebuah training).
f.Slogan/Tagline/Akronim: Teacher Learning Partners).
Jika kita sudah berhasil membangun Branding, maka kita sebagi founder secara personal juga terbangun brandingnya, maka dikenal dengan istilah personal branding. Public akan mengenal dari merek kita, cara bicara kita, pembawaan kita saat menyampaikan seminar, dan cara berpakaian.
Personal Branding dari merek yang kita miliki, eh kamu tahu tidak website motivatorpendidikan.com, oh aku tahu tuh itu kan yang punya Pak.Namin AB Ibnu Solihin.
Oh iya, kalau mau membangun branding sekali lagi harus totalitas dari banyak hal ya, termasuk nama email contoh : infomotivatorpendidikan@gmail.com

Baik teman-teman langkah selajuntnya adalah saya tantang teman-teman untuk bisa membangun branding sendiri melalui blog dan media sosial, silahkan isi bagian di bawah ini :
Nama Blog :
Nama Instagram :
Alamat Email :
Warna Khas :
Slogan/Tagline/Akronim :

Sebagai latihan membuat Branding  Silahkan coba Bapak/Ibu Guru Blogger isi bagian di bawah ini :
Nama Blog :
Konten Blog Tentang : 
Nama Instagram :
Nama Facebook.
Alamat Email :
Warna Khas :
Slogan/Tagline/Akronim :

Demikian  semoga  belajar  kita kali  ini  membawa  manfaat  bagi kita semua. 

Magetan,  21 Desember  2020

Kamis, 17 Desember 2020

Catatan perjalanan Bu Kanjeng

Judul buku : CATATAN MOTIVASI & LITERASI BU KANJENG
Pengarang: Sri Sugiastuti
Penerbit: YPTD
Ceritakan: ke 1
Tebal buku: 194 halaman
Harga: 60.000

Buku ini cocok dibaca oleh penulis  pemula yang butuh  semangat menulis. Dari membaca  buku  ini bisa terbimbing untuk  bisa menjadi penulis .  Juga cocok  untuk  anak muda yang membutuhkan  Inspirasi untuk  sukses di dunia pendidikan  dan bisnis, seperti  dicontohkan seorang anak muda bernama  Achmad Zaky dari Sragen.(hal 55).

Buku ini mengisahkan catatan  perjalanan bu Kanjeng dan teman temannya  penulis dari Ambarawa  ke Purwokerto,  yang diberi nama wisata literasi, menginap di hotel 3 hari 2 malam, misinya  pejuang literasi sekaligus menjalin silaturahmi . Kisah ini ditulis  hingga  halaman 37 , sejak berangkat,  menginap  di hotel, menginap dikeponakan, belanja, hingga  pulang  dan bongkar oleh oleh bersama  pak Kanjeng.

Di halaman  38 ditulis kata kata mutiara begini

"Cahaya matahari pagi adalah tanda Tuhan masih memberikan  kita kesempatan bekerja."

Tulisan  ini secara  implisit  mengajak  penukus untuk  mensyukuri  atas nikmat  Tuhan yang banyak sekali,  lebih  lebih  habis perjalanan yang menyenangkan  yang juga dijuluki  menguograde diri dalam  universitas  kehidupan.

Pada bagin 2 menceritakan  tentang  kisah bu kanjeng  Ngeblog,  walaupun  usia  sudah tidak myda lagi semangat  belajarnya masih  tak tertandingi,  banyak  mengisi  waktu  dengan menulis  di blog. 

Bu Kanjeng  mengawali sebagai blogger  sejak 2019, ini Diceritakan  pada halaman 39 hingga  43. Sebagai  blogger  juga mendapatkan  hadiah  tiket  nonton  konser  Raisa di Best  Western  Solo, bersama  blogger  Solo raya. Semuanya  didiskripsikan  secara  detail  oleh  bu Kanjeng  dengan gaya  penuturan yang enak,  seperti  menikmati  soto dengan tauge  yang banyak  yang terasa nyum nyum. 

Dalam  paparan ini yang menarik  adalah pemilihan diksi sangat  bagus. Untuk  seorang penulis baik untuk  menambah wawasan bagaimana menggambarkan jalannya  konser.  Misalnya  begini 

"Raisa tampil dalam balutan baju warna 
hijau soft tapi berkilau indah, kesannya mewah tapi anggun dan 
sopan. Tampilan panggung dengan lampu dan efek dari 
teknologi canggih terlihat rancak" (hal 42).

Hal 44 dituliskan  kata-kata  mutiara ;

"Bukan bahagia yang menjadikan kita 
bersyukur, tetapi dengan bersyukurlah yang 
akan menjadikan hidup kita bahagia."

Pada bagian ini ada istilah  istilah  singkatan  yang  kreatif,  misalnya   Internet  BAIK,IIDN.

Kata BAIK itu 
singkatan dari Bertanggung jawab, Aman, Inspiratif dan 
Kreatif. 

Bisa disimpulkan bahwa pengguna internet itu harus memiliki pemahaman untuk bertanggungjawab bisa merasa 
aman tidak ada gangguan atau pengaruh negatif dari internet itu sendiri.

IIDN singkatan  dari Ibu Ibu Doyan Nulis. 
Pada bagian  sudah mulai  tampak  mengarah  pada judul  buku  yaitu  motivasi literasi,  yang mengajak  pembaca mencintai  literasi  dengan menulis dan membaca.

Pada bagian berikutnya  tulisan  bu Kanjeng  yang berkaitan  dengan budaya 
UPACARA ADAT TEDHAK SITEN YANG HAMPIR DILUPAKAN. ( hal.50).

Tulisan  ini tentang  peristiwa  budaya  anak manusia  Jawa  yang berumur 8 bulan,  atau  7 lapan  diadakan  upacara tedak  siten ( hal 51)  kalau  orang Magetan   namanya mitoni. 
Dalam peristiwa  adat  ini mengandung  filosofi,  kelak  anak ini agar bisa hidup  mandiri,  juga  yang suata saat nanti ia yang berasal dari tanah, 
kelak akan kembali ke dalam tanah. (hal.52)

Juga  dibacakan al Qur'an,  surat 

Luqman 12-19 yang berupa pesan Luqman kepada anaknya 
agar patuh pada perintah Allah. Kemudian dilanjut dengan QS.Al Mu’minun 1-9.. Surat ini peringatan dan penjelasan 
bagaimana seorang mukmin yang sejati. Dan sebagai penutup 
Kami membaca QS. Ar rahman. (hal.52).

Bagian berikutnya  Bu Kanjeng  menulis tentang anak muda kelahiran  86 yang sukses  mendirikan buka lapak yang diikut  150 ribu  pelapak,  wong Sragen 
 Tulisan  tentang profil wong
Sragen yang muda dan sukses ini bisa menginspirasi anak muda 
dan juga peggiat bisnis yang ingin maju bersama baik dalam 
segi ekonomi maupun yang lainnya.

Artikel ini bisa jadi referensi untuk dibaca siswa, untuk GLS biar mereka termotivasi dengan kiprah anak muda yang super ini. (hal 58) semuanya  ditulis  runtut  mengalir  seperti  air. 

Dalam  paparan  ini  saya ditugasi  membahas  kelebihan dan kekurangan,  saya baca  sampai  hal  58 belum  menemukan  kekurangan.  

Lebih  lebih  untuk  orang yang passion nya  di dunia literasi,  membaca  buku  ini  menarik, terutama  gaya bertuturnya, yang santun dan runtut.  Untuk  penulis pemula  bisa  dijadikan  rujukan. 

Saya yakin  orang  seperti  bu Kanjeng  ini  sudah  kecanduan  menulis. 

hal 59 ditulis "ANTARA NULIS DIARY DAN MEMOAR BEDA TIPIS." Dari diary bisa dikembangkan  menjadi  cerita  yang selanjutnya  bisa ditulis  mejadi buku.
Di bagian ini  ada beberapa  istilah  yang  tidak  konsisten,  misalnya  penggunaan  kata memoar, ada yang memoir, memaor,  (Hal 60, 61).
Sebagai blogger, ia sering jalan- jalan dari 
Sabang sampai Mauroke. ( hal. 70) mungkin yang betul Merauke. 


Juga tentang penggunaan  tanda kutip misal 
Siapa saja bisa menulis memoir apakah dia 
tokoh terkenal atau “orang biasa”.  (hal 60)

Jadi saat pertanyaan nakal tentang “dari menulis memangnya dapat apa saja”, Bu Kanjeng bisa menjawab dengan 
jujur ( hal. 70)

"Kalau sudah rezeki itu tak akan tertukar". Betul ngga sih? (masih di halaman  yang sama).

Kalau orang Jawa mengatakan " 
Nyebar rasa seneng". Ya, pasti bahagia lah…! ( hal. 71)

"You are a Leader", penulisnya .....(hal. 69)

Tapi juga ada yang sudah betul,  misalnya ini;

Maka dalam cover buku itu tertulis “Pengalaman Pribadi Mengenal Dahlan 
Iskan.” (hal 61 )

....dibilang, " Matre banget sih lu!" (hal. 69)

Dalam  halaman  63 dituliskan sebuah hadis 
“Barangsiapa yang menempuh jalan suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalan menuju surga.”
(HR. Muslim no. 7028) sepertinya  ada kalimat  yang kurang enak  didengar, mungkin  yang betul ini ;

Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga. (HR. Muslim, no. 2699)
Sumber : www.superprof.co.id 

Di bagian  ini  dituliskan  tentang  alasan  menjadi  penulis.  Tulisan  ini  bisa memotivasi  pembaca  untuk  menjadi  penulis,  atau semakin semangat  dalam menulis. 

"Semakin banyak ilmu yang kamu miliki, 
maka semakin besar pula ketakwaanmu 
terhadap Allah.“
Abu Bakar As-Shiddiq (hal 68)

Kata mutiara  ini  bisa menginspirasi  pembaca  untuk  terus belajar  agar  ilmunya  banyak agar  semakin  besar  ketaqwaannya. 

BU KANJENG DAPAT APA DARI MENULIS?
Pada bagian ini memotivasi  pembaca untuk  suka menulis juga,  sesuai dengan judul bukunya memang Catatan   Motivasi  & Literasi. 

JANGAN MARAH
‘Jangan engkau marah, jangan engkau marah.'
(HR. Bukhari)
Pada bagian ini  menceritakan  kejadian  nyata,  jadi penulis itu  apa yabg dialami,  apa yang dilihat,  apa yang dirasakan  bisa menjadi  topik tulisan,  termasuk  suasana marah  yang dialaminya  karena buah hatinya  ngegame  sehingga  kurang fokus ketika  disuruh  mengganti sprei. Menarik  cerita  ini,  atau  apa saja  yang diceritakan  bu Kanjeng  bisa menjadi  menarik. ( hal.73)

DIDI KEMPOT DI MATA BU KANJENG
Di sini Bu Kanjeng menceritakan  sang maestro lagu campursari,  yang menciptakan   700 judul lagu. Enak sekali  dinikmati, walaupun ceritanya panjang, betah saja membacanya.  Tulisan ini  ditutup dengan berfilosof

Begitulah sejatinya kehidupan. Maka beruntunglah orang yang selalu mengingat kematian. Usahakan hidup di dunia
untuk cari bekal pulang ke kampung akhirat agar kehidupan di kampung keabadian tidak ambyar. ( hal. 85).

Demikian  selanjutnya  silahkan  baca sendiri buku  ini.  Intinya  buku  ini  sangat  bermanfaat,  tak rugi  untuk memilikiya.

Terima kasih 

Magetan,  29 Desember  2020