Minggu, 02 Agustus 2020

Berbagi saat Pandemi


Kurban, yang berarti dekat atau mendekatkan atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah secara harfiah berarti hewan sembelihan. Sedangkan ritual kurban adalah salah satu ritual ibadah pemeluk agama Islam, dimana dilakukan penyembelihan binatang ternak untuk dipersembahkan kepada Allah.

SMP1 Takeran  pada tahun ini  menyembelih 2 ekor sapi,  tanpa  melibatkan iuran dari  siswa, ini  murni  dari  Bapak Ibu Guru. Sebagai wujud syukur  atas nikmat  yang  diberikan Allah  kepadanya.  

Qurban dilaksanakan  pada hari Senin,  3 Agustus  2020, pada hari tasrek  yang  ketiga. Dimulai  pukul 08.00 dan berakhir pukul 11.30.WIB.
Sebagai dasar  hukum adalah Surat Al Kautsar yang  merupakan surat ke-108 dalam Al Quran. Diturunkan di Mekah, surat ini terdiri dari 3 ayat dan terpendek dalam Al Quran.

Al Kautsar sendiri artinya nikmat yang berlimpah.
Berikut ini surat Al Kautsar:
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
innā a'ṭainākal-kauṡar
Artinya: Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
fa ṣalli lirabbika wan-ḥar
Artinya: Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.

إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ

inna syāni`aka huwal-abtar
Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.

Ringkesnya karena Allah  telah  memberikan  nikmat yang banyak kepada kita maka disuruh mendirikan sholat  dan berkorban.

Amalan qurban itu  dimulai  dari  Nabi Ibrahim,  
Diceritakan nabi Ibrahim itu  pernah punya  12.000 ekor kambing. Beliau pernah berkurban 1000 ekor kambing dan 100 ekor unta. Jangankan 1000 ekor kambing, "saya kalau  punya  anak,  kalau  disuruh  mengorbankan, maka akan saya kurbankan".
 Maka setelah nabi Ibrahim punya anak dan sudah sampai  pada usianya,  dicoba  Allah untuk  mengorbankan .

Perintah  itu  diawali  dari  mimpi,  Nabi  Ibrahim  bermimpi menyembelih putranya.  Setelah disampaikan  kepada Ismail  perihal  mimpi  itu,  Ismail  setuju agar Ayahnya melaksanakan  perintah Tuhannya.
Akhirnya  dilaksanakanlah  perintah itu,  maka  nyatalah kesabaran keduanya. 

Maka  Allah  menggantikan dengan  sembelihan  yang  besar,  seekor kambing gibas  besar. Kemudian dagingnya dibagikan kepada para fakir miskin. Maka demikianlah  Allah memberikan  balasan pada hambaNya yang sabar,  ikhlas  dan taat. Pasti akan diberi pahala yang besar.

Kalau  berkurban  itu  merasalah  baru  sedikit  sekali,  dibandingkan  nanti  akan dikasih Surga  oleh  Allah, mersalah kecil sekali. Seandainya  kita ini berkurban  seluruh  bumi  dan isinya  untuk  beli  surga  itu  belum  cukup. Seperti halnya  kita  ini  punya  uang  500.000 mau beli  mercy,  mobil yang mewah itu. Beli  pentilnya  saja  tidak  cukup.
 
Tapi Allah itu  As Syakur, sangat  menghargai  amalan  hambanya. Oleh karena itu  kalau bisa  berkurban  bersyukurlah. Jangan merasa itu  murni  usaha  kita. Sejatinya  kita bisa  berkurban  karena dibisakan Allah. Dimampukan  Allah. 

SMP 1 Takeran  dalam berkurban , dagingnya  dibagikan  ke seluruh siswa kelas  8 dan 9, sejumlah  277 siswa. 

Semoga Bapak Ibu guru  yang berkurban,  dicatat Allah  sebagai  amalan  sholih  yang ikhlas,  yang  Allah akan membalas dan memberi pahala dengan pahala yang besar.
 Semoga tahun depan bisa berkurban  dengan yang lebih baik  dari  tahun ini. Aamiin. 

Takeran,  3 Agustus  2020

Sumber bacaan: m.detik.com;3 Agustus  2020; 10.32.

4 komentar:

  1. Aamiin Pak,,, semoga tahun depan bpk ibu guru smp 1 Takeran diberi kesempatan untuk berkurban lagi ya Pak Aamiin ( bu sri)

    BalasHapus
  2. Allahu akbar.
    Semoga sukses selalu SMP 1 Takeran.

    BalasHapus