Senin, 18 Januari 2021

Menulis Buku ala Noralia


Narasumber hebat malam ini adalah
pengajar di  SMP Negeri 8 Semarang yang sudah menjadi penulis hebat yang bukunya tembus ke Penerbit Mayor PT Andi offset,  yaitu  Ibu Noralia Purwa Yunita, 
M.Pd.  

Awal Nora menulis 'lagi' adalah semenjak pandemi,,lebih tepatnya mulai bulan April 2020,,Dia mulai lagi hasrat terpendamnya untuk menulis. Apalagi setelah tergabung ke dalam grup menulis dengan Om Jay dkk,,hasrat itu tambah semangat  lagi.

Malam ini Nora sedikit sharing tentang Penulisan buku.

Terhitung hingga akhir tahun 2020 kemarin,, Alhamdulillah ada 8 buku yang berhasil tertulis,,4 buku solo dan 4 buku antologi

Selain buku,,ada beberapa karya yang juga terbit di media cetak dan daring
  
Menurut penulis kelahiran Kudus 12 Juni 1989  ini  Sebenarnya, ada beberapa trik yang dapat digunakan jika ingin memiliki beberapa karya dalam waktu singkat.

1. Mengikuti program menulis antologi atau kolaborasi
Jika bapak ibu belum pede untuk menulis solo, bapak ibu dapat mengikuti beberapa program menulis antologi ataupun kolaborasi dengan beberapa penulis.
Hal.ini pula yang saya lakukan, karena selain dapat belajar dari karya penulis lain, kita juga tidak dituntut menulis terlalu banyak bab untuk dijadikan buki

2. Menulis setiap hari di blog

Cara ini adalah yang saya lakukan ketika menjadi peserta di gelombang 8, waktu itu materi diberikan setiap malam, dan setelah materi selalu ada resume . Nah, resume tersebut saya tulis satu persatu di blog pribadi saya, hasilnya,,jadilah 1 buku berjudul Jurus Jitu menulis dan berprestasi yang merupakan kumpulan resume dari pelatihan bersama Om Jay

Tulisan dengan TEMA yang SAMA dikumpulkan menjadi satu, untuk kemudian dibuatlah menjadi buku

Dan hal ini pula yang konsisten om Jay lakukan hingga sekarang. Buku karya beliau juga merupakan hasil dari menulis di blog setiap hari.

3. Menulis di media sosial
Saya yakin peserta disini ada yang suka membuat status di Facebook atau instagram.nah arahkan hobi ini untuk menulis sesuatu yang lebih berarti. Misal cerita motivasi, pengalaman pribadi ataupun cerpen..tulis secara konsisten,,jika sudah banyak,,tinggal jadikan buku deh 😊

4. Menulis buku harian
Nah,,buku harian ternyata dapat berbuah karya sebuah buku lho bapak ibu. Cerita pribadi kita, saat kita sedang sedih, bahagia, atau apapun, kita dapat menuangkan rasa itu di buku harian kita. Tinggal nanti ubah cerita ini ke dalam karya fiksi atau pengalaman pribadi, jadikan buku deh 😊

5. Ajak siswa untuk menulis
Bapak ibu disini sebagian besar berprofesi sebagai guru. Ajaklah siswa bapak ibu untuk ikut berkarya.

Caranya, karya dapat dibuat berupa tugas siswa,.misal siswa diberikan tugas untuk menulis puisi, cerpen atau pantun.dengan tema tertentu. Lalu bukukan karya tersebut, pasti mereka senang

 Itu adalah beberapa cara yang saya lakukan agar dapat menghasilkan banyak karya dalam waktu yang relatif singkat

Atau juga ajaklah siswa tergabung dalam grup menulis,,caranya dengan membuat WA grup menulis dengan siswa, sebarkan info ini ke wali kelas masing-masing,.siswa yang tertarik dapat langsung masuk ke grup tersebut. Tentukan tema penulisan, berikan arahan, tinggal buat karya bersama deh 😊

Mudah bukan?? 😊 Dan saya sangat yakin, bapak ibu hebat disini pasti bisa lebih dari itu
Lalu,, seperti apa sih cara penulisan buku itu??

Saya belajar banyak dari buku UKTUB karya bp Akbar Zainuddin
Ingat jurus TOJTRP dari pak Akbar

Baik, karena sebentar lagi  akan masuk sesi tanya jawab, bagi yang ingin bertanya silakan sertakan nama dan alamat, kirim ke 085710996088. Terima kasih🙏🙏

2. Outline / TOC/ Daftar isi
1. Tema
Tentukan tema buku yang akan ditulis
Dalam penulisan buku, pembuatan TOC / outline/ daftar isi merupakan langkah kedua setelah penentuan tema

2. Membantu menjabarkan tiap bab dan sub bab dalam buku
Mengapa 
3. Kita dapat mengetahui awal dan akhir dari buku kita melalui daftar isi ini
Ada beberapa alasan pentingnya pembuatan daftar isi:

1.daftar isi merupakan kerangka pikiran kita dalam menuangkan setiap ide dalam buku yg akan kita tulis

4. Membantu kita dalam mencari referensi / pustaka yang kita butuhkan
Misal jika kita memiliki 5 bab dalam daftar isi, kita mungkin dapat menargetkan kelima bab ini harus selesai dalam 5 bulan. Berarti 1 bab HARUS selesai dalam 1 bulan.

5. Agar tulisan dalam buku kita lebih terfokus dan tidak sampai keluar bahasan / topik
6. Dan yang paling penting, adanya daftar isi ini akan membantu kita untuk menjadwalkan kapan buku kita harus selesai. Dengan kata lain target waktu selesainya buku

Dengan cara ini, maka buku kita akan cepat selesai karena kita sudah memiliki target penyelesaian

Setelah bapak ibu membuat daftar isi baik untuk naskah fiksi atau non fiksi, kembangkan tulisan dari daftar isi tersebut. Tuliskan sesuai dengan apa yang bapak ibu rancang dalam daftar isi

Lalu BAGAIMANA cara membuat daftar isi?
1. Untuk naskah non fiksi
Ikuti pedoman 2W+ 1H
Bab awal merupakan bab yang menjawab why, artinya mengapa. Dalam hal ini BAB awal dapat berupa 
MENGAPA .....
PENTINGNYA ....
ALASAN.....

2. bab selanjutnya menjawab WHAT (apa)
Artinya bab tersebut menjelaskan pengertian, jenis, atau mungkin ciri khusus dari apa yang akan kita tulis di buku kita
Sebagai contoh 
MENGENAL MEDIA ....
APA ITU MEDIA ....
SPESIFIKASI MEDIA ...

3. bab berikutnya yang biasanya merupakan bab akhir, biasanya menjawab HOW (bagaimana). Nah, untu menjawab HOW ini, dapat dibuat lebih dari 1 bab karena How meliputi tahap pembuatan, pelaksanaan, penerapan, hasil dan kelebihan serta kekurangan. 
Misal :
PENERAPAN MODEL ....
IMPLEMENTASI ..
PERANCANGAN....
HUBUNGAN MODEL ....
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MODEL ....

Sebelum masuk langkah ketiga,,setelah kita mempunyai TOC / outline tadi,,cari REFERENSI untuk mendukung penulisan buku. Baik buku fiksi atau non fiksi, wajib ada referensi. Beda memang, tapi ini sangat berguna

Mungkin di tengah jalan, akan ada tambahan daftar isi, hal ini tentunya tidak masalah ASAL tambahan tersebut tidak keluar dari TEMA yang telah ditentukan

Sedangkan untuk NASKAH FIKSI seperti novel,,cara membuat daftar isi:
1. Tentukan prolog
Biasanya pengenalan tokoh, setting cerita, awal cerita. Biasanya di prolog ini belum ada konflik, alur juga belum terlalu terlihat karena masih merupakan bagian awal dari cerita

2. Tentukan konflik cerita, biasanya di bab2 pertengahan sudah mulai muncul apa yang menjadikan konflik atau permasalahan dari cerita itu. Ini merupakan bab inti karena di dalamnya ada hikmah yang dapat diambil dari pembaca

3. Tentukan klimaks dari konflik. Ini biasanya masih ada di bab pertengahan yang merupakan puncak dari konflik yang terjadi. 

4. Tentukan solusi dari konflik yang ada
Ini merupakan bagian bab sebelum akhir bab. 
Biasanya penulis menyajikan solusi permasalahan dari konflik yang terjadi, jalan keluar, adanya hikmah dan pesan kepada pembaca

6. Tentukan epilog yang merupakan akhir dari cerita dan tentunya merupakan bab penutup dari cerita di naskah fiksi

Akhir cerita boleh happy ending atau sad ending tergantung dari si penulis.

3. Jadwal
Jadwal kita tentukan berdasarkan outline yang kita buat, misal kita ingin 1 bulan selesai sementara kita memiliki 5 bab di outline kita, tinggal dibagi saja waktu 1 bulan itu dengan 5 bab. Itu adalah waktu kita menyelesaikan buku 5 Bab dalam 1 bulan

5. Revisi
Nah,,ini nih yang biasanya waktunya paling lama. Setelah semua tulisan selesai hingga bab akhir, lakukan revisi. 
Revisi dapat dilakukan dengan swaeditinv atau dengan bantuan. Saya biasanya meminta bantuan. Caranya saya minta beberapa teman membaca naskah saya,,ini sangat berguna untuk.menemukan kesalahan dalam penulisan buku saya. Baik dalam hal EYD, struktur kalimat atau pemilihan kosa kata. Dengan demikian, hasil buku kita akan lebih renyah ketima dibaca 😊

6. Terakhir penerbit
Setelah semua beres, naskah lengkap sudah editing, pelengkap naskah sudah oke,,tinggal deh masukkan ke penerbit. Boleh penerbit mayor atau indie. Pasti ada plus minusnya 😊

Demikian  hasil  kegiatan   enukis online  hari ini  semoga bermanfaat,  untuk  mengetahui  bahwa  bermanfaat  maka pembaca bisa segera menghadap  laptop  kemudian menulis. Atau  buka blog  kemudian menulis.
Menulis apa?
Menukis apa saja yang anda sukai,  anda rasakan  atau  anda alami.  

Selamat  mencoba 

Magetan,  19 Januari  2021


1 komentar: