Sabtu, 13 Maret 2021

Hindari kritik, berilah masukan

Menulis itu  kalau bisa mengambil tema yang penting  bagi banyak  orang, karena kalau tidak, maka pembaca akan kecewa,  sudah membaca  panjang lebar  ternyata  isinya begitu begitu saja.

Kalau tidak seperti  itu yang menghibur, pembaca menjadi terhibur dengan membaca tulisan anda. Hatinya menjadi tenang, kesedihan  kesesihannya  menjadi terurai,  beban  hidupnya  mencair walaupun  hanya sementara.

Bisa juga tulisan anda menginspirasi  orang lain, membuat  orang lain bersemangat  dalam belajar,  bekerja, berwiraswasta, beribadah  dan lain-lain. Atau semangat  dalam menjalani  kehidupan ini. Sulitnya beban hidup,  penderitaan  atas penyakit  yang tak kunjung  sembuh kadang membuat  seseorang putus harapan. 

Jangan putus harapan,  bagi orang yang beriman  semenderita  apapun  masih kaya raya, karena masih punya Allah.

Doa doa kita pasti  diperhatikan dan dikabulkan  oleh  Allah, kita harus yakin itu.  Kalau  tidak  yakin harus belajar  hingga bisa meyakini  yang paling haqul  yakin.

Yang lain manfaat dari menulis adalah  kita berbagi  pengetahuan tanpa batas, karena  tulisan kita  akan dibaca oleh banyak  orang hingga hari qiamat.  Semoga tulisan yang baik itu  akan dicatat  oleh Allah sebagai  amal jariyah. 

Akan tetapi  kalau  tulisan kita hoaks, maka akan  berdosa hingga  hari qiamat. Oleh karena itu mari berniat  menulis yang baik,  yang manfaat  agar menumbuhkan keberkahan-keberkahan.

Kepribadian penulis 
Penulis yang menulis karena panggilan jiwa, dia akan terus menulis walaupun  tulisannya tidak dibaca orang , tidak diperhatikan orang, tidak dihargai orang. Terus saja menulis. Seperti  matahari  yang setiap pagi terbit dari ufuk timur,  sealalu saja bersinar,  walaupun kadang  tertutup  awan. 

Penulis  sejati itu akan menghargai hasil karya sahabatnya  yang sama-sama  menulis,  tidak merendahkan  bahkan selalu memotivasi  agar  senantiasa terus menulis. 

Mereka menghindari mengkritik.
Kadang  kritikan  itu  akan mematikan penulis pemula.  Kritikan yang terlalu pedas akan membuat  perut mulas. Sehingga  diare akhirnya  badan lemas. Akhirnya  tak berdaya, tak berani  menukis lagi.

Tapi kritikan  yang pas, membuat  Penulis  itu lebih bersemangat  dan meningkatkan kualitas hasil karyanya. Mencari formula  yang pas  itulah tugas kita  bersama  agar  "sambal  tulisanya" membuat  orang ketagihan  untuk  melahab  lezatnya. 

Karena lezatnya nasi pecel  itu  yang nomor  satu berpengaruh adalah  sambalnya. 
Oleh karena itu  belajar  "menyambal" yang lezat  adalah terus diupayakan.

Demikian , tulisan  ini jangan diartikan  karena saya habis dikritik  orang,  sama sekali  tidak.  Saya kalau dikritik  terus terang kurang suka, saya lebih suka  diberi masukan agar lebih baiknya  tulisan saya. 

Demikian  juga  saya tidak pernah mengkritik tulisan  atau hasil karya orang , saya lebih suka memberikan masukan,  karena  itu  lebih sopan,  lebih manusiawi,  dan lebih  menghargai. Itu saja hanya kepada orang-orang  dekat saya.

Bagaimana  menurut pendapat  anda?


Magetan,  14 Maret  2021


4 komentar:

  1. Ha..ha... buetulll... saya Anik Rofaida salah satu yang sudah Bapak kasih masukan dan bimbingan dalam menulis... terima kasih... semoga Allah Ridlo dengan yang kita tulis...

    BalasHapus