Jumat, 07 Oktober 2022

Hotel Ibis Style, semalam kami di sana

Tadi malam kami tidur pulas, AC di hotel terlalu dingin  saya lihat 16 derajat  celcius, kemudian  saya tambah menjadi 30 derajat  saya sesuaikan  dengan suhu di Pojoksari  Magetan, rumah kami.

Di hotel ibis  tempat kami menginap, hotelnya lumayan bagus, hotel  bintang 3, semalam 500 ribu tapi itu kira kira nanti saya tanyakan ke resepsionis. 
Saya sudah 3 kali ini ke Bali. Di sepanjang jalan banyak kami jumpai  hutan yang merupakan  konservasi alam sehingga  cuaca di sini cukup dingin.

Oo ternyata  tidak melesat jauh perkiraan  saya sudah saya tanyakan ke resepsionis, di hotel ini sehari semalam Rp. 520.000

Hari ini perjalanan kami menuju lapangan Renon yang berada di tengah kota ,  ada destinasi wisata yang bernama Bajra Candi 
Kemudian ke ds adat yang bernama penglipuran.
Pantai Melati dan ke Jimbaran resto.

Perjalanan  dimulai pukul 08.00 Wita. Alhamdulillah  kami sehat sehingga  siap melanjutkan  perjalanan  berikutnya. Minum kopi tentu aktivitas  yang tidak terlupakan.  Tapi kopi saya khusus, Red kopi. Kalau  kopi hitam perut  jadi kembung.

Merokok, ooo tidak saya tak terbiasa merokok. Dulu ketika masih muda pernah belajar sih, tapi tidak berhasil, selalu batuk-batuk. Tapi malah satu hikmah  yang saya syukuri. 

Turun dari hotel sudah dijemput  bidadari cantik  namanya Angelin, usianya sebaya dengan anakku Hindun, kami foto bersama
Sudah makan pagi  abis satu piring, tapi tidak  banyak-banyak . Dulu tahun 97 pengalaman  diklat  pertama  di hotel, waduh makannya  banyak sekali, piring itu seperti  gunung  lawu menjulang tinggi.  Maklum  anak muda dari desa. Makanya  banyak  tapi kerjanya juga banyak  haha.

Itu lihat teman-temanku sudah menunggu, siap melanjutkan  perjalanan  hari kedua.
Aku segera menuju bus bersama Umi.
Hari ini dipandu oleh guide  namanya Nyoman  Sungkana.  Dia pintar bercerita 

Orang bali gak boleh makan  sapi, kambing kepiting, ular , bebek. Tapi kalau rawon, sate kambing boleh....haha... pagi-pagi sudah kena prank  Beli Nyoman. 

Oo kita sampai ke lapangan  Renon salah satu  destinasi  wisata  di Denpasar. 
Bajra Candi  artinya Genta yang dipakai  Pendeta  semacam candi  Prambanan  kata dimas Sumadi kawan saya yang dulu  kuliahnya di Udayana.
Candi ini dibangun tahun 2003. 
seperti ini, pukul 8.45 belum buka, kami lihat- lihat disekitar  Candi dulu. Sambil  menunggu  ibu-ibu yang suka selfi.  

Oke kami boleh masuk,  sebuah  kemajuan arsitek bangunan yang luar biasa, disebelah kiri dan kanan bangunan ada air mancur, 

Kami masuk dalamnya Candi , liat itu di depan namanya Benawan Nalo yang menjaga keseimbangan alam semesta menurut mas Nyoman Sukena guide kami.
Lihat ditengah  ada tangga melingkar yang menjulang tinggi. Dari atas anda bisa melihat  seluruh  dunia  pemandangan alam.
saya diajak naik oleh dimas Sumadi, tinggi sekali. Tinggi bangunan ini 45 m.
Sedang bangunan ini diatas tanah seluas 3.5 hektare atau 35.000 m2.
Sesampainya diatas betul juga, kami bisa melihat pemandangan alam yang indah.

Alhamdulillah  saya sampai atas.  Naik tangga  yang tinggi,  berat  kalau tlaten akhirnya  sampai puncak juga. 
Artinya dalam hidup  ini penuh lika-liku dan tanjakan  tangga perjuangan  kalau kita tekun sabar semangat akhirnya  tercapailah  cita-cita  perjuangan itu.

Ini yang ngambil gambar Ihsanti putranya mas Sarmun yang kuliah di Unida Gontor, cantik,  sholihah.luar biasa.  

Lihat itu ditengah alun-alun ada tulisan kalimat baik, "tular nalar colaboratin ".  Maksudnya "berbagi akal baik bersama  sama."

Mari kita turun, hati hati diusia setengah abad  lututnya yang tidak muda lagi. Harus fokus  tidak boleh tolah-toleh  lebih-lebih melamun. 

O di didalam samping tangga  ada diorama yang indah mempesona  juga,  menceritakan  sejarah orang bali dari jaman pra sejarah ,
sebelum merdeka hingga jaman merdeka.
 ada Puputan  Badung . Perang melawan Belanda yang dipimpin  Gusti Ngurah Rai sebagai raja Badung.  

Pulau Bali dihuni  manusia  sejak 3000 th sebelum masehi  tapi belum manusia  modern,  namanya  pithecanthropus erectus, mereka makan babi hutan berburu dengan peralatan dari kapak genggam,  memetik  buah pada salah satu pohon.

Pada 2000 sm , masyarakat sudah mengenal sistem penguburan  mayat disimpan dalam sarkopagus dan juga telah mengerjakan pengeboran nekara perunggu. 

Seperti ini bentuk  Dioramaa. Karena dibangun 2003 di sini sudah ada edukasi yang baik. Cocok  untuk  wisata anak-anak  pelajar.  Saya percaya ini prospeknya baik. Anak-anak  dari Jawa biasanya  mulai dari anak-anak  SMA  sudah berwisata edukasi ke sini. 

Lihat diorama ini menggambarkan  budaya abad 11 M.
Di Bale Banjar yang dipimpin oleh Klim Banjar

Ini Diorama penobatan Sri Kresna. Pada jaman Majapahit. 
Sudah , banyak sekali  Diorama  bagus  tapi kalau dibaca semua mungkin butuh waktu setengah hari. Dibaca sambil menghayati kejadiannya.

Kami turun , dipelataran candi temannya  indah, ini yang bisa kami tiru  sebagai manajer di sekolah  agar sekolahnya  tambah indah dan bagus.
Seperti ini indah tertata rapi dan bersih.  
Di tengah alun alun masyarakat  berjualan bebas tapi tertata rapi, kami tidak "dipaksa" membeli. Tapi kami membeli  ap yang kami butuhkan.  Ini bisa meningkatkan  ekonomi kerakyatan. Orang  Bali 80 persen hidup dari sektor pariwisata  sehingga ketika masa pandemi  Yang lalu  , masyarakat  Bali yang paling terkena dampaknya, ekonomi lumpuh total sulit bertumbuh. 

Kami melanjutkan perjalanan  menuju  desa Penglipuran Kabupaten Bangli.  Desa terbersih se dunia yang terkenal itu. Abis itu anda pasti ingin  sekolahnya , rumahnya, desanya,  menjadi terbersih sedunia apa bisa ya.  Asalkan bersama - sama saya yakin bisa. 

Disini ada pagar bambu untuk  pembatas yang indah, ada kesenian ada suguhan  aneka kuliner yang membuat anda ingin kembali ke sini. 

Lihat itu  mita sampai desa Sukowati banyak berbagai barang barang antik  dijajakan. Ada kaos  di sini harus pintar menawar  misalnya patung  ditawarkan dengan harga 1 juta.  Maka orang Jawa akan nawar 500 rubu. Di berikan  maka anda akan senang sekali. 
Tapi perlu diketahui  menurut Bli Sukena  patung itu tidak ada yang diatas 250.000. Berarti anda keliru menawar.  

Ada kaos 100 ribu dapat 8 lembar , tapi hati hati dipake  satu minggu  hidung barengan itu sudah pindah  di leher. Artinya kualitas  barang harus hati-hati  dipertimbangkan.

Perjalanan  kami agak jauh  tapi karena jalanya  lurus , halus nyaman-nyaman saja. 

Samapai di sini  dulu nanti dilanjut  pada tulisan berikutnya. 

Gianyar, 8 Oktober  2022













Wahyu Makuthoromo


Malam ini kami berada di Denpasar  dalam rangka penguatan dan pelepasan purna tugas  KS.  Suasana di Bali tenang, damai alhamdulillah  tak ada hujan yang mengguyur malam ini.

Acara seremonial  dipandu oleh  Pak Isnan, dihadiri  oleh Bapak  Bupati, Bapak Kadin dan segenap KS.

Dalam sambutanya Bapak Kadin menyampaikan, agar Bapak Bupati  berkenan memberikan penguatan dan wejangan pada KS baik yang purna tugas maupun yang masih aktif, beliau juga mengucapkan   "selamat  menjalani masa purna tugas dan kami atas nama pribadi dan kedinasan mengucapkan terimakasih atas dedikasi penjenengan semua. 
Semoga penjenengan  semua diberi umur panjang dan selalu sehat.
Beliau juga memohon doa,  "kami-kami ini yang masih aktif menjalankan tugas amanah sampai purna tugas lancar tidak ada masalah  atau apa."

Bapak Ibu KS yang purna tugas adalah Pak Edy Siswanto, Pak Sumino, bu Titik Irianti, Pak  Basuki Rahmad, Pak Samuji, pak Sigit Triono dan Pak Agus Pramono. Beliau datang bersama suami/ istri.  Bapak Kadin hafal samapai menyebutkan  tempat tugas  terakhir  bagi KS yang purna tugas  ini. 

Sambutan purna tugas diwakili Pak Edy, menyampaikan sebagai berikut;
Orang kecil itu berbicara  orang lain, orang besar  selalu berpikir  kreatif  untuk  orang  lain contohnya Bapak Bupati kita ini.

Pemberian cindera  mata disampaikan  oleh Bapak Bupati Dr. Drs. H. SUPRAWOTO, SH, MSi.
Sambutan yang terakhir oleh Paduka yang Mulia Bapak Bupati. 
Beliau menyampaikan  ucapan  selamat  kepada  Bapak Ibu Ks yang  telah purna  tugas
"Tetap sehat dan kami pesan begini  beliau menceritakan  kisah seorang  wartawan  pak Rosihan. Resepnya apa kok awet muda. Resepnya  adalah ;
1. Olah roso, 2. Olah pikir, 3. Olah raga.
Gampang  stres, itu yang  membuat  sakit. 

Jadi kadang kadang sebagai  pemimpin  itu di kritik, dicaci dll. Waktu yang akan menjawab.  Suatu saat akan terjawab sendiri. 

Kita itu terjabak  profan, orang dikatakan  alim kalau berpakaian jubah. 

Anak kita itu pintar  tapi juga  punya  karakter itu keinginan  kita bersama.
Kunci sukses menurut Stenly Pintar itu nomor 23. Yang pertama  apa, jujur.
Seperti  sifat Kanjeng  Nabi itu.  Sidik, fathonah, amanah dan tablik

Disiplin, kerja keras  itu nomor  dua, tidak  harus lulusan  perguruan  tinggi  terbaik. 

Bapak Bupati dalam sambutannya sambil duduk.  Berarti agak lama sambutannya.  Karena beliau  seorang  penulis, bukunya banyak dan ilmu  wawasannya  juga luas, maka kalau bercerita menarik.

Beliau tidak ingin anak-anak  Magetan  itu tidak punya "hope". Harapan. Setiap anak itu harus punya  harapan. Kita harus menciptakan  harapan untuk anak-anak  itu. 

"Kalau aku antuk kepercayaan  Masyarakat." Bapak Bupati  hari ini sedang menulis  judul ini.  Jiwa beliau sering bergolak  menulis  kalau membaca dan menulis seringkali  sampai jam 02.00 pagi. Luar biasa.  

Beluau menyampaikan "Senyampang  ditakdirkan diberi  kepercayaan  sebagai  Bupati  Magetan  , maka akan digunakan sebaik baiknya.  
Sebagai KS penjenengan  juga begitu, meninggalkan  monumen-monumen  kebaikan  di sekolah  masing-masing.  
Mari  anak-anak  kita didik yang baik. 
Dulu guru itu  naik  sepeda, kalau sampai  pintu  gerbang  turun,  kemudian  anak-anak  berebut  untuk  menuntun  ketempat  parkir. 

Beruntunglah kita semua menjadi guru karena penjenengan  dipercaya  masyarakat  Magetan  untuk  mendidik  putra -putrinya.  

Wingko katon kencono. Anak-anak  kita itu  walaupun  jelek  tapi  katanya kencono.  Artinya  berikan  anak-anak itu terbaik. Pendidikan, kesehatannya  dll.

Banyak  yang disampaikan  Bapak Bupati  tapi  hanya ini yang mampu  saya tulis. Beliau juga menyampaikan  pendidikan  harus baik, dalam kondisi  apapun.

Kalau kita sukses  menjadi  guru, menjadi KS sukses dalam mendidik  anak-anak maka insyaallah  surga  sudah disediakan  oleh  Allah untuk  kita.
Amiin  ya Robbal alamin. 

Terima kasih Bapak  Bupati  atas pembekalan penguatan untuk kami semua, sungguh  bermanfaat  bagi kami, senang rasanya mendengarkan  uraian  ini. Semoga  Bapak selalu sehat, sehingga  terus dapat bekerja dan berbagi  praktik baik dan memberi manfaat untuk  semua.  

Denpasar, 7 Oktober  2022









Selasa, 27 September 2022

Kesalahan dalam penulisan nama

muslim.or.id

Saya sering  menandatangani surat keterangan yang isinya bembetulan nama di rapot  atau ijazah.

Dengan kejadian ini akhirnya  orang tua harus repot dengan wira-wiri mengurus itu. Biasanya  untuk  keperluan persyaratan  masuk ABRI atau ASN.

Dalam tulisan ini tidak usah mencari yang salah siapa tapi sebagai ajakan kehati- hatian  untuk  ke depan  jangan sampai  ada kesalahan  dalam penulisan  nama di rapot  atau ijazah.

Di era globalisasi  seperti  ini nama anak itu sedikit sekali  yang sederhana, biasanya  panjang dan ejaannya  memerlukan kecermatan  dan ketelitian.  
Tidak peduli  mereka  dari kalangan  kelas ekonomi bawah hingga atas, tidak peduli orang berpendidikan  rendah hingga  tinggi, tidak peduli  mereka tinggal  di pelosok desa hingga kota.  Sekali lagi namanya panjang dan sulit.  

Saya pernah membaca judul tulisan  apalah arti  sebuah  nama. Ini tulisan  penyair  terkenal dunia, William  shakespeare yang juga menulis  novel Romeo and Juliet.

"What’s in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet".

Kira-kira artinya begini;
"Apalah arti sebuah  nama? Itu sebabnya kita menyebut setangkai bunga mawar dengan nama lain yang berbau manis."

Maksudnya  kira kira nama itu tidak penting, tinggal  sipemilik  nama itulah  yang menjelaskan  hasil karyanya, sehingga  namanya  benar-benar  bermakna.  

Menurut  pandangan Islam  nama itu penting  sekali  , karena  besuk  di akhirat  orang itu  dipanggil  dengan namanya  ketika di dunia. 

Rasullullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‏ ﺇِﻧَّﻜُﻢْ ﺗُﺪْﻋَﻮْﻥَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺑِﺄَﺳْﻤَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻭَﺃَﺳْﻤَﺎﺀِ ﺁﺑَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻓَﺄَﺣْﺴِﻨُﻮﺍ ﺃَﺳْﻤَﺎﺀَﻛُﻢْ

“Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama kalian dan nama bapak-bapak kalian. Maka baguskanlah nama-nama kalian” [HR. Abu Dawud & Al-Baihaqi, Sebagian ulama menilai sanadnya munqathi’, Sebagian menilai sanadnya jayyid]

Sehubungan dengan itu maka orang tua wajib memberikan nama yang baik. Berkaitan  dengan agar tidak menyulitkan guru dalam penulisan  ijazah maka gunakan ejaan  yang sederhana  sesuai EYD.

Dan yang kedua  jangan terlalu panjang  memberikan  nama, karena  di rapot  atau ijazah  itu tempatnya  terbatas, sementara nama tidak boleh  disingkat. 

Yang ketiga, jika orang  tua menerima  rapot  anaknya  tolong  dicek  apakah  ada kesalahan  dalam penulisan  nama atau sudah benar.

Karena  ada kasus  nama atau identitas anak itu berbeda  antara di SD, SMP dan SMA.

Saya bersyukur  , orang tua  saya memberi  nama sederhana, "SUPARNO", Berita baiknya  tidak pernah mengalami  kesalahan  penulisan  nama saya sejak SD sampai  perguruan  tinggi, termasuk  kesalahan  penulisan nama di SK kepegawaian saya. 

Kesimpulan, jika memberikan  nama pada anak  yang baik, sederhana  tapi bermakna  agar tidak menyulitkan  yang diberi  nama atau kita sendiri  sebagai  orang  tua yang memberikan  nama.

Tapi itu semua hanya usulan pemikiran  untuk  setidaknya  dipertimbangkan  bagi calon orang tua yang Anda pasti  memberikan nama. 


Magetan, 27 September  2022

Sumber  bacaan:




Senin, 26 September 2022

Menunggu antrian

Apa yang anda lakukan  saat menunggu  antrian? Apapun jawaban anda sah-sah saja. 
Ada yang melihat WA, menjawab, atau berkomentar  di group. Ada yang membaca koran, ada yang bercakap  cakap, ada yang diam, ada yang berzikir, ada yang mengantuk  dan sebagainya. 

Memang butuh kesabaran  untuk menunggu antrian, kita harus tèrtib sesuai urutan, sebab itu juga budaya  yang baik. Jangan menyerobot  antrian, karena mereka  juga ingin mendapatkan  pelayanan  cepat. 

Mereka  juga punya kesibukan yang padat  untuk  dilakukan.  Oleh karena  itu tertib antri  itu budaya yang terpuji. 

Saya memilih  menulis  dan membaca.  Kenapa saya mulai menulis, karena saya menyadari  kegiatan  menulis itu  kalau tidak segera dimulai maka tidak akan ada progres. 

Banyak godaan  menulis  itu, seperti  kesibukan, diajak ngobrol  teman, membalas WA, malas, kurang percaya diri, tidak mendapatkan  apresiasi  walaupun  sekedar "like dan comen".

Ubahlah  tujuan menulis jangan like and comen, tetapi menjadi  media untuk  membentuk  olah pikir anda yang sistematis, maka ada "like atau tidak" menjadi tidak menyurutkan keistiqomahan  anda dalam menulis. 

Saat ini saya berpendapat  bahwa mengisi  waktu antri dengan menulis merupakan  aktivitas  yang paling  tinggi "grade"nya.

Pagi ini saya mengantarkan  nyonya  berobat  di RSAU dr. Efram Harsana, Lanud Iswahyudi Ternyata  sekarang  pintu  masuknya berubah  dari arah barat.  Hal ini memudahkan custumer  untuk  menuju RSAU.

Saya memasuki  Rumah sakit ini pertama  kali tahun 1980. Waktu itu saya di SMP1  Maospati. Harus  mengetahui  golongan darahnya.  Maka saya bersama  teman-teman  cek up  di sini. 

Kembali pada topik menulis, akhir  akhir  ini produktivitas menulis  menurun  tidak seperti setahun yang lalu, yang mana  diberbagai tempat  diadakan diklat  menulis, seminar menulis  atau workshop  menulis. 

Semuanya  rontok  bagaikan daun berguguran dimusim kemarau, kecuali  orang yang benar-benar  memiliki  passion  menulis. Mereka  tetap tumbuh bersemi  walaupun tak ada hujan.

Mereka tidak sepenuhnya yakin bahwa menulis  dan membaca  merupakan  aktivitas  intelektual  yang banyak manfaatnya.  

Oleh karena itu para pegiat literasi  harus mulai bergerak lagi, menggerakkan  orang-orang  yang tidak punya program, untuk  menulis  lagi.

Karena orang itu  kalau tidak punya program pasti diprogram orang lain.  Kalau programnya  baik tidak masalah, tetapi kalau jelek  maka kita semua  akan rugi. 

Sehingga  mari kita  program  diri kita  untuk  menulis, karena dengan menulis kita bisa berbagi  pengalaman dan pengetahuan  pada orang  lain. 

Magetan, 27 September  2022






Sabtu, 24 September 2022

Tut- tut, Naik Kereta Api Cepat

Pagi ini, Minggu  25 September 2022, saya agak santai, abis sholat subuh  saya persiapan ke Surabaya, menjenguk si Kecil Hindun.

Sudah lama saya tidak bepergian ke Surabaya Lebih-lebih  naik kereta.  Naik kereta  terakhir  tahun 2016. Saat itu masih aktif  sebagai Instruktur  Nasional guru pembelajar. 

Saya buka aplikasi, ternyata  sudah jauh  beda dengan 6 tahun yang lalu. Tapi segera saya bisa menyesuaikan. Jam 05.45 saya sampai  stasiun. Trus menuju  loket. 
"Beli tiket mas, untuk  2 orang." Sapa saya pada petugas.
"Tujuan mana pak?"
"Surabaya Gubeng".
"Bisa pinjam  KTP  Bapak."
"Bisa."
"Kereta api Mutiara Selatan Eksekutif berangkat jam 06.20 tujuan Stasiun  Gubeng 2 orang, sit 9A 9B , Rp. 130.000."
"Oke , ini terima kasih." Jawab saya sambil mengeluarkan  dompet dan melunasinya.

Kalau harga normal  untuk  kelas dan tujuan yang sama 1 seat Rp 305.000.
Tapi saya dapat  Go Show. Jadi satu seat  hanya Rp. 65.000. Murah banget kan.
Kami bisa lebih hemat Rp. 430.000

Pukul 06.5 kereta api  sudah tiba, dan kami segera  naik.  Mencari seat kami  9A ,9B.
Segera kami duduk. Saya amati beberapa fasilitas  yang tersedia.  Seperti  di depan tempat  duduk saya ada tumpangan kaki.

Sandaran  kursi  juga bisa distel  sesuai  dengan kesukaan. 
Liat itu  di sebelah kanan  Anda ada tombol.  Tekanlan  sambil  kau tekan punggung Anda  ke belakang.

Ada lagi Sandaran tangan itu  bisa di buka  , kemudian ada meja kecil  yang bisa di gunakan. Jika anda sedang makan  atau Anda sedang menulis di laptop.  Anda bisa gunakan  itu.

Satu lagi gerbongnya bersih sekali tak ada satupun sampah  di sana. Sesekali petugas  sampah melewati  kami  memeriksa  sampah yang ada. 
"Adakah sampah, adakah sampah?" Kata Dia.
Kemudian  penumpang menyerahkan sampah  yang ada, dan dimasukkan ke karung sampah. Para penumpang  kesadarannya  sudah luar biasa, terutama saya, karena saya Kepala Sekolah Adiwiyata Propinsi.  Jadi kalau melihat  sampah itu selalu reflek berpikir. Pungut  simpan  atau buang ke tempatnya. 
Oo iya tumpanganya  halus sekali  rasanya seperti  Naik Fortuner. Mobil terbaik yang pernah saya naiki.  Bukan mobil saya, tapi mobil senior  saya, Abah  H. Syaikur.

Kemudian  saya ditawari  makan pagi  oleh  petugas  restoran.  Saya mau lauknya  ikan sapi, ada sayur dan kerupuk.  Satu porsi  Rp. 40.000. Mahal ya. Yah sekali-kali  biar tahu harganya  berapa. 

Dulu juga pernah, tapi saat itu  harganya Rp. 20.000 enam tahun yang lalu. Sekarang  sudah berubah. 

Kalau resep pak Dahlan Iskan  agar bisa menghemat uang, beli makanan  di luar stasiun, kemudian dibungkus  lalu  bawa naik kereta.

Saya sedikit  berbicara  dengan istri, karena seperti  biasa saya menulis. Tahu-tahu sudah sampai Mojokerto  dan satu jam lagi sampai Surabaya. 

Kami sudah 2 bulan tidak ketemu  dengan si kecil. Jadi sudah kangen banget.  Rupanya Dia sudah mandiri, tambah dewasa. Sudah menyatu  dengan kehidupan  Kota Surabaya.

Sayangnya  saya tidak bawa jajan apa apa, "nanti saja saya ajak makan-makan di luar." Pikir saya. Keberangkatan  ini agak mendadak, karena dia pindah Kos. Mencari yang lebih dekat katanya.  

Jadi ingat  tahun 1996,  saat saya kuliah di IKIP  Surabaya, saat itu saya mencari kos sendiri, tidak diantar Bapak Ibuk saya. Bahkan Bapak saya hanya menemani saya saat wisuda  saja. Tapi tidak menjadi  masalah, umumnya saat itu memang begitu , lagian saya seorang anak laki-laki. Jadi harus memiliki mental kuat dan pemberani.

Oke terimakasih  pembaca sudah menemani perjalanan  saya ke Surabaya.  Semoga  penjenengan  sekeluarga sehat, dan bahagia  selalu.

Surabaya, 25 September  2022







Senin, 12 September 2022

Only one earth

Seperti biasa, sebelum fajar subuh aku sudah bangun, kemudian persiapan ke Masjid di gelapnya malam. 

Tapi tidak  biasa kegiatanku hari ini. Ada acara di Surabaya  penerimaan  penghargaan  sekolah adiwiyata  Provinsi. SMPN  2 Karangrejo mendapat penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Propinsi. 

Dulu tahun 2016 sekolah pertama kali dimana  saya diangkat sebagai Kepala  Sekolah, kami merintis sekolah adiwiyata.  Saat itu belum  banyak  sekolah di Magetan  yang masuk  sekolah adiwiyata.  

Hanya SMP 4 Magetan, SMP 1 Ngariboyo, itu  yang  banyak dikenal  publik. Memang  untuk  penyelenggaraan  adiwiyata  perlu  dukungan dana. Tapi menurut  saya dengan dana yang sedikitpun  bisa, asalkan  semua  warga sekolah  memiliki  keinginan  dan semangat (visi) yang sama.

Menurut  saya inilah langkah penting  yang harus  dikondisikan. Kesamaan  visi. 

Adiwiyata adalah upaya membangun program atau wadah yang baik dan idial untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup untuk cita cita pembangunan berkelanjutan

Adiwiyata merupakan nama program pendidikan lingkungan hidup.  Di dunia internasional juga dikenal dengan nama Green School.

Sekolah adiwiyata  merupakan sekolah selangkah lebih maju dipandang dari sisi edukasi  terhadap  kelestarian  bumi, karena di sini dedikasi masalah:
SEKAM ; Sampah, Energi, Keanekaragaman hayati, Air dan Makanan.

Oke, kami sampai di Surabaya  pukul 10.00 dan dimulai  dengan  kegiatan  talksow masalah  hari lingkungan hidup  sedunia tahun  2022.
Yel-yel nya seperti  ini 
Adiwiyata, bisa
Adiwiyata  mandiri  pasti bisa
Salam bumi, pasti lestari. 
Jawa Timur, Jaya.... Jaya.... Jaya ...luar biasa 

Hari lingkungan  hidup selalu diperingati  setiap 5 Juni.

Penggagas lingkungan  hidup pertama adalah  negara Jepang  dan Sinegal.  Kita semua harus menjaga bumi kita agar lestari.
Bumi ini hanya satu kalau tidak dijaga maka akan ada bencana - bencana. Oleh  karena itu  kita harus bersatu. Satukan bumi  untuk  masa  depan.  

Sejarah  adiwiyata dimulai th 1975 oleh IKIP Jakarta , menteri lingkungan hidupnya waktu itu adalah Prof. Emil  Salim . Tahun 79 ada uji LH , kemudian  muncul  KK 84. Bagaimana  caranya  kependudukan  masuk  dalam KK  84. Th 98 ada semacam pengembangan  materi di IKIP  Malang  bekerja sama dengan Swiss. 

2006 muncul  sekolah model 
Gresik, Mojokerto,  Tulungagung 
SMP kedamaian, SMP 3 Gresik. 

Di Jatim ada 1355 sekolah adiwiyata yang terdiri  Provinsi,  Nasional,  Mandiri. Untuk  Kabupaten  belum di hitung.  


Anak kita kedepan harus memiliki  kompetensi  Kritis, kreatif,  inovatif, kolaborasi  dan partisipatif. Itu semua  penting  untuk  menyongsong Indonesia  emas

Bumi kita satu untuk  masa depan. Dalam pembelajaran kita tidak lagi "teacher  center",  tapi "student center" ,berikan kemerdekaan  berpikir  pada peserta  didik , passionnya apa itu yang kita kembangkan.  

Menurut  Kihajar Dewantara sintem pembelajaran  kita adalah Sistem among,  tugasnya  guru mengimplementasikan kurikulum  itu ngemong,  asah ,asih , asuh.

Kita diberikan  alam untuk  hidup  adalah flora dan fauna.  
Banjir,  to much. Kelebihan air . To litle   air kita  minim,  saatnya  anak anak berkreasi menanam  sehingga  25 tahun  yang akan datang  kita tidak kekurangan  air. Jangan sampai ada kejadian penggunaan  air kita dibatasi  menjadi perorangan  2 liter sehari . Berarti  kita tidak mandi.  

Dalam gerakan adiwiyata tidak ada persaingan, saling sikat, akan tetapi bersatu  mewujudkan gerakan  yang betul dengan peduli  dan pembiasaan.  

Eko literasi 
Melek ekologi,  tingkat  kesadaran  manusia  yang tertinggi  itu menghargai ekosistem. Jadi implikasinya bagaimana kita mencintai  lingkungan agar bumi pasti lestari. 

Dalam profil pelajar  pancasila , cinta lingkungan itu bisa dicantolkan pada  Beriman dan bertaqwa  kepada Tuhan Yang Maha Esa  dan Beraklaq  mulia.  Salah satu elemennya Akhlak kepada alam, perilaku  yang mencerminkan  kepada  alam sekitar.  Ketika  ada tanamam  yang haus,  layu, maka kita sirami. Pohon jangan dipaku,  jangan disemplah. 
Alam ada 3 hal; 1. Anak-anak  memiliki  alamnya sendiri, 2. Memiliki  karakter  yang berbeda  beda. Ini harus didapat mereka. 
3. Alam sosial,  jangan dihilangkan  alam sosialnya,  termasuk kemajuan teknologi. 

Alam flora  fauna juga wajib ada pada anak-anak  kita. Ayat ayat kauniyah  menjadi eko literasi  kita. Kita bisa  belajar  banyak. Sebagai  pengelola  sekolah kita mengajak semuanya belajar dari alam  disekitar kita. Sampah kotor,  sampah juga bisa  jadi keberkahan  jadi bagian ibadah.

Lihat lingkungan  kita seperti  apa, itu yang menjadi  literasi  kita. Jadi memanfaatkan  lingkungan  kita.  

Ketika  kita melakukan  adiwiyata  sendiri  maka lelah, wasalam,  oleh karena  itu  mari ini kita jadikan gerakan bersama.  Kita harus konsern  di lingkungan untuk  bumi  pasti  lestari.  
Daun kelor  kecantol  kawat,  jangan kendor  terus semangat. 



Surabaya, 13 September  2022








Senin, 05 September 2022

Hati yang tenang

Kadang dalam hidup ini tidak menutup kemungkinan  hati kita gelisah, ada dalam suatu masalah. Tidak bisa tidur. Saat itu kita memohon  pada Tuhan,  ya Allah aku hambamu, tolonglah  aku untuk  bisa istirahat  tenang, berilah aku bisa tidur. 

Orang kalau tidak bisa tidur semalam saja, maka berat badannya  turun, tubuhnya seakan melayang meriang,  bagaikan kapas ditiup angin tak ada kekuatan sama sekali.

Untuk  bisa tidur kita butuh  ketenangan hati ,  meletakkan  semua beban yang kita pikul di saat sadar.

Tahukah kamu orang yang paling tenang hidup di dunia, adalah ;
1. Orang yang hidup sewajarnya
2. Iklas menerima  kenyataan
3. Tidak memaksakan diri di luar kemampuan 
4 Tidak pernah dengki dengan   milik orang  lain
5. Berzikir.

Saya sejak lama belajar itu   entah sampai berapa yang aku dapatkan, tak ada angka yang pasti,  insyaallah saya merasa lebih dari 80 % hidup  saya tenang. 

Karena hidup sewajarnya  harta, atau jabatan  yang aku peroleh  mungkin tidak  sebanding  dengan orang-orang  kaya dan sukses  lainnya. 

Tapi nggak apa-apa,  saya ingin  tubuh saya sehat  bisa bekerja sampai tua  yang saya mampu.  
Bahwa saya suka kerja keras, itu iya,  melebihi batas wajar, pernah. Tapi berakhir  sakit. 

Ketika  kecil  saya memandang teman saya hidupnya  enak,  ekonomi  orang tuanya  mapan, rezekinya  banyak.  Ternyata  hidupnya  tidak berumur  panjang.  
Oleh karena itu  tidak usah memandang posisi orang lain. Mungkin Tuhan memberikan  anugrahnya tidak sekarang.  Tuhan sedang mempersiapkan anda pada posisi  yang lebih baik. Oleh  karena itu tugas kita memantaskan diri,  agar kita suatu saat pantas di posisi itu. 

Maka itu jangan "dibandingke, saing-saingke",  kalau anda sukses  tidak usah  dipamerkan,  tapi justru  banyak di "istighfari",  bukan saja pasti ada kekurangan dan salahnya, tapi orang yang banyak  membaca  istighfar  itu akan diberi  solusi  yang baik  dalam masalah hidupnya.

Jazad kita  ini punya keterbatasan, seperti kendaraan  ada batas maksimal  daya angkut  orang. Jangan memaksa diluar  batas kemampuannya agar kendaraan kita awet, agar tubuh kita awet.  Tuhan saja tidak membebani  seseorang  diluar batas kemampuanya.  

Innalloha la yughoyyiruma bi kaumin  hatta yughoyyiruma bi anggusihim.

Jangan dengki  dengan apa yang dimiliki  orang lain,  Tuhan telah membagikan  rezekinya kepada siapa  yang dikehendaki.  Ini hak ferogratif  Tuhan. Satu variabel yang tidak bisa dipengaruhi. 

Jika anda iklas menerima kenyataan,  setidaknya  Anda pasti diberi sakinah, ketenangan. Jika Anda berdoa  pasti  diberikan,  kalau  tidak didunia  pasti di akhirat. 
Kalau bisa  sedikit saja  yang diberikan  di dunia supaya  diakerat  bisa diberikan banyak. 

Yang terakhir  berzikir,  "ala bidzikrillahi  tat'mainul  klub". Dengan berdzikir  kepada Allah hati  menjadi  tenang.  

Wahai jiwa yang tenang,  kembalilah  pada Tuhanmu.

"Yaa Ayyatuhan Nafsul Muthmainnah, Irji'i ilaa rabbiki raa dhiyatam mardhiyyah, Fadkhuli fii 'ibadi, wadkhuli janaati"

Artinya:

"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhoi-Nya. Maka masuklah kedalam golongan Hamba-hambaKu. dan masuklah kedalam surga-Ku." (Q.S. Al-Fajr :27-30)

Yang demikian itu  termasuk  orang  yang beruntung. Semoga kita termasuk mereka yang beruntung,  katakan amin jika itu juga doa anda.


Magetan,  6 September  2022