Minggu, 10 April 2022

Scoopy coklat susu.

Sepeda motor  scoopy ini pilihannya  4 tahun lalu. Ini kendaraan  yang setia menemaninya setiap hari semasa sekolah di SMA 1 Magetan. 

Harganya 18 jt saat itu. Cukup mahal. Tapi demi anak tidak apa apa. Kita kerja siang malam itu yang dicarikan  anak.  Kalimat  sederhana ini sudah berlaku sejak jaman dahulu  kala. Hanya bentuk  dan manifestasi  yang berbeda. 

Dulu aku hanya sepeda  buntut. Sepeda jengki warna merah yang dibelikan  untukku sejak SMP,  saya pakai  hingga  mahasiswa. Lumayan , bisa menghemat pengeluaran.  Mungkin  mahasiswa  lain malu  pakai  sepeda pancal,  tapi  tidak untuk  aku.

Menjelang  hari raya seperti  ini Bapakku  tidak pernah membeli  baju baru. Beruntung  kalau diberi  "lungsuran" Pamanku yang jadi Polisi. Ya itu yang dipakai. 

Tapi tidak sendiri,  masyarakat  desa kebanyakan ya seperti  itu.  "Sederhana" , yang penting  anak-anak  bisa sekolah. 

Saya tanya pada Hindun,  "apa tidak malu pake sepeda  motor?",  sementara  teman yang lain pake mobil. Jawabnya "tidak,"  alhamdulillah  dia pola hidupnya  sederhana,  yang penting  kiriman  untuk  biaya operasional kuliahnya  tidak telat.  

SPP-nya  12,5 jt. Setiap semester. Ditambah  biaya hidup  sehari hari  di Surabaya. Kurang lebih  3 jt sebulan.  Biaya  kos  1,6 jt. Itu Biaya rata-rata  mahasiswa kedokteran  gigi sekarang  di Surabaya.  

Yang penting  belajar  yang baik,  sholat lima waktu,  jangan sombong  menjadi pribadi yang sholihah, aku sudah senang. 

Dulu ketika aku kuliah  di Surabaya  belajar  sampai  jam 23.00 sudah bagus. Ada temanku  yang di Unair belajar  sampai jam 01.00. Ternyata  seperti  itu dialamai  anakku  sekarang.  

Semoga  kuat, jaga kesehatan,  makan yang cukup ya, ini tirakatmu  sekarang. "Hanya  orang-orang  yang melakukan  perjalanan malam  yang akan meraih  fajar.  Hanya orang yang berpuasa  yang nanti menikmati lezatnya berbuka."

Magetan,  25 April  2022










Jumat, 08 April 2022

Ujian Sekolah Moda Berubah

Suasana tenang damai itu terjadi di sekolah kami.  Anak  anak mengerjakan  soal  soal ujian dengan smart phon mereka.  Tak ada yang gaptek,  mereka cepat mengerjakannya.
Hanya diberi kartu ujian , kemudian diberi penjelasan  cara masuk aplikasi,  anak anak bisa mengerjakan  dengan baik.

Model ujian seperti  ini bisa efisiensi anggaran triliunan rupiah dari kas Negara,   dari sisi kertas, percetakan, penghapus, pensil, kepanitiaan dan lain-lain. 

Ini benar-benar  terbukti  dari janji mas Menteri  Nadiem Makariem 3 tahun lalu. Bahwa tidak ada Ujian Nasional , cukup ujian sekolah.  

Saat ini Ujian sekolah  dilaksanakan  menjelang puasa, yaitu tanggal 5 sd 11 April 2022,  lapar  dan haus tidak menjadi masalah bagi anak-anak,  bahkan  bisa menumbuhkan konsentrasi bagi mereka. 
Suasana  kelas hening, tidak ada yang bertanya  pada temannya.  Satu kelas terdiri dari 16 anak saja. Untuk  SMP 2 Karangrejo  ada 9 ruang.  

Sayangnya  situasi pandemi belajar  anak-anak sebelumnya  tidak bisa maksimal  , karena masih PTM terbatas.  Yaitu 50% masuk sekolah  yang separuhnya BDR belajar dari rumah. 

Tadi saya menemui  Verlita Anggia  Salsabila.  Menurut  Periangkat 2 KSN ini ,Dia merasa bisa mengerjakan  US ini dengan baik,  Dia Yakin  akan mendapatkan  nilai  yang baik. Dia ingin nanti melanjutkan  ke Smanti. Menurut  dia hambatan adalah khawatir  kalau  baterainya habis.

Tidak jauh beda  Zakwan Faiz, peringkat  4 KSN ini juga enjoy  mengerjakan  soal dengan HP, lebih enak  , enjoy  dalam mengerjakan.  

Lebih lebih jaman milinial sekarang ini  kalau tes masuk perguruan  tinggi  atau melamar  pekerjaan  pakai moda online.  Dengan kegiatan  US semi Online  ini melatih anak-anak  untuk  familiar  dengan  kecanggihan  teknologi. 

Kalau menurut  Tri Rahayu Ramadhani kelas 9c, agak beda, yang dikhawatirkan  adalah  tentang sinyal,  dia lebih suka dengan paper,  karena  nggak usah beli paketan dan tidak khawatir  kendala sinyal.

Anak-anak  SMP 2 Karangrejo  mendapatkan  bantuan 100.000 dari PIP untuk  beli paketan.  Ada 98 anak, adapun yang tidak punya HP atau tidak punya  paketan  bisa mengikuti  ujian di ruang TIK.  

Dari realita yang ada hanya 6 anak yang ikut  di ruang TIK. Padahal  kemampuannya  ada 60 komputer  yang siap digunakan.  

Kesimpulan,  di era milinial  anak suka ujian dengan moda online , ada tantangan,  asyik dalam mengerjakan. Untuk  itu kita semua  harus siap dengan perubahan  ini, atau perubahan-perubahan  masa depan.  Karena tidak ada yang abadi dalam hidup ini. Yang abadi adalah perubahan  itu sendiri. 

Magetan, 9 April  2022







Senin, 04 April 2022

Sambutan Kepala Sekolah

Syukur  alhamdulillah kita panjatkan kehadiran Allah SWT , atas rahmat  hidayah,  kesehatan  dan keselamatan  yang dilimpahkan kepada kita semua  sehingga  majalah kita bisa terbit  kembali di tangan pembaca.

Yang kedua semiga sholawat  dan salam tetap tercurah  kepada rosuululloh  Muhammad  SAW beserta sahabatnya  hingga kita semua.

Majalah sekolah  ini bisa menjadi transformasi  ilmu pengetahuan untuk  semua warga sekolah. Guru bisa menulis,  siswa bisa menulis,  dan kita  semua bisa membaca  buah pemikiran  yang ada disana. 

Lebih-lebih  bagi siswa,  bisa digunakan  sebagai media  untuk  menulis apa saja, cerpen, puisi,  berita,  artikel, catatan  perjalanan,  atau apa saja. Saya yakin pasti ada nilai baik  yang tersirat  di sana.

Mari kita hidup dan kembangkan  majalah  yang kita  cintai  bersama ini , kalau kalian sudah lulus  dimanapun  Anda berada bisa ikut menulis,  memberikan  info  terkini  alumni.  Atau sekedar Anda ingin tahu laju perkembangan  Esperoka  terkini.

Sesuai  dengan nama  majalah ini "Tunas Bersemi" , kita semua  berharap  agar  anak anak bertumbuh dan berkembang  pengetahuan,  keterampilan,  sikap , dan Ketaqwaanya  untu senantiasa lebih  baik dari hari ke-hari.

Sebagai penutup,  kami mengucapkan  selamat  atas prestasi  hasil belajar  yang diraih. Yang sudah baik jangan sombong,  yang belum baik  jangan berkecil  hati. Tetapi tanda perjuangan Anda belum maksimal untuk  meraih prestasi.  Untuk  itu di semester  berikutnya  tambah semangat  belajar,  semangat kerja dan berdoanya. 

Semoga anak-anakku  kelak menjadi orang orang  yang berhasil  sesuai dengan cita cita dan harapan  yang diimpikan  baik diri  sendiri maupun  orang tuanya.

Demikian, jaga kesehatan, jaga diri dan jangan lupa tetap semangat 

Kepala Sekolah 

Suparno, S.Pd.,M.Pd 


Belajar dari Burung

sumber Ilustrasi:
https://t-2.tstatic.net/tribunmanadotravel/foto/bank/images/burung-manyar.jpg

Sejak manusia diturunkan ke dunia,  burung  burung itu  sudah ada. Bahkan manusia belajar  dari Burung.  Apa iya. Coba mari kita simak tulisan ini. 

Kisah Qobil dan Habil. Kedua anak nabi Adam ini disuruh berkurban. Apa penyebabnya,  karena  Qobil ngotot nggak mau dijodohkan dengan adiknya yang bernama Labuda. Karena Labuda berparas jelek tidak seperti  Iklima. Dia ingin memperistri  kembarannya yang bernama Iklima,  gadis cantik pertama di dunia ini. 

Qobil lahir kembar dengan Iklima,  sedangkan Habil lahir kembar dengan Labuda. 
Qobil  pandai bertani sedang Habil pandai berternak. 

Keduanya  disuruh berkurban dengan meletakkan korbannya di atas bukit. Qobil berkurban gandum jelek,  sedangkan Habil  berkurban  kambing ternaknya yang terbaik. 

Tidak lama kemudian  ada kobaran api  yang menjilat njilat,  kambing Habil habis di makan api.  Artinya qurban Habil diterima. Sedang kurban Qobil masih utuh,  tidak tersentuh  api sama sekali. 

Maka Qobil  membenci Habil ,  Iblis membujuk Qobil dengan bisikan yang buruk.  Hingga suatu saat ketika  Habil  menggembala Kambing  maka dibunuh  oleh Qobil.  Maka Dia bingung apa yang dilakukan dan nanti kalau dimarahi ayahnya  bagaimana,  Dia menangis. 

Kemudian Allah mengutus burung gagak. Burung gagak  bertarung  hingga  salah satunya meninggal. Kemudian  yang menang menggali tanah dengan paruhnya.
Setelah selesai menggali, temannya yang mati tadi diseret ke lubang  dengan paruhnya. Kemudian  ditimbunkan tanah. 

Qobil memperhatikan  apa yang dilakukan kedua burung itu.  Dan akhirnya  meniru  apa yang dilakukan burung  itu bagaimana cara memakamkan  saudaranya yang dibunuh tadi.

Istri saya rindu dengan anaknya  yang sekarang  sedang  menimba ilmu di Surabaya. 

Saya katakan,  "tugas orang tua itu melahirkan,  mendidik, membesarkan, menikahkan,  setelah itu  dia menjadi pribadi yang merdeka."

Merdeka menentukan masa depannya  sendiri,  Dia mampu  mengatasi masalahnya  sendiri, mampu memenuhi kebutuhan hidupnya  sendiri. 

Seperti burung  itu, Dia bertelur, mengerami  selama 21 hari, kemudian menetas,  mencarikan makan,  menyuapi,  setelah dua minggu  mereka  terbang  meninggalkan  "susuhannya". Selama satu bulan  masih dikawal,  mencari makan,  mengajari cara terbang,  melindungi  dari serangan predator. 

Setelah  kuat terbang , bisa mencari makan   malah tidak boleh bersama induknya.  Saat itulah  Dia harus berjuang sendiri,  terbang menentukan masa depannya  sendiri. 

Nah manusia juga begitu,  kita tidak mungkin hidup bersama  terus dengan orang-orang  yang kita cintai,  suatu saat akan berpisah,  suka atau tidak suka.

Bagi pasangan muda, lihatlah burung  itu, bisa membuat  rumah sendiri.  Dengan mengumpulkan  bahan bahannya,  sedikit  demi sedikit,  ditata dengan teliti  dan telaten  akhirnya  terbentuklah  rumah indah tempat  bernaung  keluarga  burung  itu.

Kalau burung  saja mampu membuat  rumah,  maka kalian harus bisa membuat  rumah sendiri,  dan saya yakin akan   lebih indah pada waktunya. 

Yah, kita bisa belajar  dari siapa saja, dimana  saja, kapan saja. Termasuk  belajar dari Burung.

Magetan,  5 April 2022

Minggu, 03 April 2022

Menjaga wirid

Seperti  kita pahami bersama  bahwa Romadhon  bulan pelipatgandaan  pahala,  maka saatnya kita memperbanyak wiridan.

Wirid itu  adalah bacaan yang dibaca berulang ulang.  Dalam tulisan ini akan saya sajikan contoh contoh  wirid  yang baik untuk  dibaca. 

Wirid ini  sebanarnya ijazah yang diberikan KH Uzairon  untuk  murid-muridnya yang mau pulang liburan Ramadhon . Tapi di share di Radio ya berarti  untuk  siapa  saja boleh. Semoga  KH Uzairon  ditempatkan  di Surganya. Al fatihah. 

1. Membaca ayat Kursi 11 x.

Berikut ini bacaan Ayat Kursi yang disebut sebagai ayat paling agung dalam Al-Quran.

“Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta'khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa'u 'indahuu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai'im min 'ilmihii illaa aa bimaa syaa' was hifdhuhumaa wahuwal 'aliyyul 'adhiim.”

Orang  yang sering membaca ayat Kursi,  jarak antara dia dan surga  hanya kematian. Artinya  dijamin  masuk surga. 
Kecuali  itu semasa di dunia diberikan  keberkahan. 
2. Membaca  tasbih, tahmid  , takbir. 
Fadhilahnya menghapus dosa,  ini adalah amalan malaikat. Siapa yang banyak.membaca ini akan diberikan sifat  sifat Malaikat.  Malaikat  iku suka  taat,  tidak suka  maksiat. Berarti  akan menjadi orang yang taat , dan tidak suka maksiat. 
subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. 
Kalimat ini juga disebut  sebagai  tanaman surga.

3. Banyak membaca  istighfar. 

Diriwayatkan Imam Abu Daud ada sebuah bacaan istighfar yang dapat dibaca untuk menghapus dosa sebanyak buih di lautan. Berikut bacaan istighfar tersebut:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullah alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah. Yang tidak ada ilah kecuali Dia yang Maha Hidup lagi terus menerus Mengurus makhluknya. Dan aku bertaubat kepada-Nya."

Orang itu  kalau badanya  loyo, lemah berarti  kurang nutrisi,  kurang vitamin dan gizi.

Sedangkan kalau kita males beribadah  itu kurang membaca istighfar.  Membaca istighfar  akan diberikan kekuatan  mengamalkan kebaikan. 

Orang yang banyak  membaca istighfar  akan bersih dari dosa, apa hajatnya  dimudahkan  Allah.  Akan diberi  jalan keluar dari masalahnya. 

Buka toko tidak laku,  kurang baca istighfar,  sulit jodohnya,  karena kurang  banyak  membaca istighfar.  Mencari  pekerjaan  sulit,  kurang banyak  baca istighfar. 

4. Baca sholawat. 

Semua umat  kalau pingin  baik adalah banyak membaca sholawat. 

Keutamaan dalam membaca shalawat ada dalam surat Al-Ahzab ayat 56.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya: “Sungguh Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk nabi. Ucapkanlah salam penghormatan kepadanya,” (Surat Al-Ahzab ayat 56).

Seperti apa bacaan shalawat nabi pendek yang benar?

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa’ala ali sayyidina Muhammad.



Sabtu, 02 April 2022

Romadhon , syahrun mubarok

Memasuki hari kedua,  alhamdulillah  hati merasa tenang, badan sehat,  tidak lapar dan haus. 

Saya membayangkan bagaimana ya kalau tentara Rusia puasa dan tentara Ukraina juga puasa? Setidaknya selama puasa  jangan saling menyerang,  atau malah sudah, perang selesai,  kita berdamai saja.

Bulan Ramadan sering juga disebut syahrun mubarak. Atau bulan yang penuh berkah, atau Hal ini berdasarkan pada dalil hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya,

"Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.." (HR. Agmad, An-NasaI dan Al-Baihaqi).

Berkah itu menurut  KH Uzairon  adalahbsegala sesuatu  yang berakhir  baik.
Banyak pedagang  yang dagangannya laris terjual,  fakir  miskin  omzetnya naik, karena banyak orang beramal , karena paham bulan ini semua pahala dilipatgandakan. 

Puasa itu luar biasa, memang beda dengan bulan bulan yang lain,  Nabi bersabda  bahwa romadhon  itu,1 pelipatgandaan pahala, 2. Perisai  yang menjauhkan kita dri godaan setan  dan yang ke 3  hanya  Romadhon yang menghasilkan ampunan  dosa siang malam.  

Keutamaan bulan Ramadan selanjutnya adalah doa yang dipanjatkan pada saat bulan Ramadan lebih mustajabah. Hal ini sesuai hadis Rasulullah SAW yang artinya:

"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan." (HR. al-Bazaar, dari Jabir bin Abdillah. Al-Haitsami dalam Majma Az Zawaid mengatakan bahwa perawi hadis ini tsiqah (terpercaya).

Oleh karena itu  banyaklah berdoa  dibulan Romadhon,  ingatlah ayah dan ibumu yang melahirkan kamu,  yang membesarkan kamu, yang membiayai  sekolah kamu,  kadang yang mencarikan  pekerjaan kamu,  bahkan ada yang membuatkan rumah untuk  kamu. 

Beliau rela hidup  sederhana, pakaian seadanya, makan seadanya, kendaraan  tak punya, hanya sepeda buntut yang kerangkanya berkarat yang setia menemani pergi ke kantornya ( baca :kebun ) demi anak-anaknya. ( itu Bapak saya).

Sekarang  jika  beliau sudah  tiada,  kita tidak tahu apakah  tempatnya  dikubur  lapang atau sempit,  enak atau disiksa. Maka berdoalah  "Robighfirli  waliwalidaiya  warhamhumma  kama robbayani  shoghiro."

Ada diceritakan , seorang mayat dikubur  disiksa oleh malaikat,  maka  tiba tiba  berhenti  menyiksanya,  kemudian  si mayit  tadi bertanya,  kenapa  engkau tiba-tiba berhenti menyiksaku?

Malaikat  menjawab,  karena anakmu  tak henti hentinya berdoa  "Robighfirli  waliwalidaiya  warhamhumma  kama robbayani  shoghiro." Maka bagaimana  aku menyiksamu?

Maka jangan kita enak-enak di dunia  sementara  orangtua  kita  disiksa di alam kubur. 

Yang ke dua , hadiahkan pahala  bacaan  Al Qur'an mu untuk  Ayah dan Ibumu  , terutama dibulan Romadhon ini sehingga  ayah ibu kita  bahagia di sana. 

Selain itu di hadis lain. Rasulullah SAW, bersabda yang artinya:

"Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzolimi." (HR. at Tirmidzi).

Doa  orang yang berpuasa  itu tidak tertolak alias mustajab,  mari semua berdoa,  yang sedang perang  semoga diberi hidayah  sehingga  segera  mengadakan gencatan senjata,  kasihan  anak-anak  tidak bisa sekolah,  kekurangan bahan makanan,  tidur  ditempat pengungsian, rumah mereka rata dengan tanah.

Orang tua mereka  kehilangan pekerjaan,  gak ada gaji bulanan,  tidak bisa bercocok tanam.  Kita yang jauh  juga terkena dampaknya,  BBM naik,  akhirnya harga harga kebutuhan  pokok  naik, jasa naik dan sebagainya.  

Kita doakan  semoga  semuanya  itu  diberikan jalan keluar  yang baik  oleh  Allah SWT. Semoga tidak terjadi perang dunia  ke 3. 

Sehingga  kita segera bangkit  kerja yang baik  agar perekonomian  segera bertumbuh akhirnya  kehidupan kita sejahtera.

Selamat  menjalankan  ibadah puasa,  dan jangan lupa tetap semangat. 


Magetan,  3 April  2022




Refleksi hari pertama puasa di Jaman wabah.

Hujan deras mengguyur desaku, menandai hari pertama kami sholat tarowih  berjamaah di Masjid. Walaupun seperti itu  jamaahnya penuh, alhamdulillah. 

Saya pernah mendengar  hadist bahwa saat hujan deras itu  doa doa dikabulkan.  Semoga doa kita semua dikabulkan  oleh Allah  SWT. 

Ada beberapa  hal yang perlu  dipersiapkan  dalam menghadapi  bulan romadhon  ini. Pertama niat,  kita luruskan niat  puasa  kita  semata mata  karna Allah. Demikian  juga amalan  amalan yang kita lakukan senantiasa  mencari ridho  Allah.  Amalan  amalan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu  kita manfaatkan  keberkahan bulan ini  dengan melakukan  amalan amalan sholih.

Sholat sunah,  tadarus Al Qur'an,  infaq,  membantu  orang lain,  berderma,  memberi buka  orang  yang berpuasa, membersihkan masjid, tempat wudu, kamar mandi masjid  dan lain-lain. 

Dalam sholat  yang juga perlu  dipersiapkan,  wudhunya yang sempurna,  pake pakaian yang  baik,  pake surban,  pake siwak, pake wangi wangian dan lain.

Persiapan yang ke dua adalah ilmu  mengenai  puasa  dan sekitarnya.  Dengan mengetahui ilmu  maka akan mengetahui  harganya amal, kita luruskan niatnya,  kita sempurnakan puasa  kita dengan tidak melakukan  hal-hal  yang membatalkan puasa.  Tidak menggunjing  orang,  tidak menipu  orang,  menyelesaikan  urusan urusan  dengan orang.  Misalnya  hutang  yang belum terbayar. 

Orang itu  kalau mau hutang "munduk- munduk",  giliran  mengembalikan  pura-pura lupa.  Takutlah  nanti di akhirat  ada perhitungan  yang maha teliti, kita disuruh  mengembalikan  hutang-hutang  kita  pada orang lain.  Padahal  saat itu tidak ada emas , dirham dan rupiah. 

Tidak  itu saja perilaku  dholim  yang pernah  kita lakukan juga dituntut  balas.  
KH Uzairon pernah menerangkan, "dua ekor kambing  yang satu  punya tanduk,  yang satunya  tidak punya, yang punya tanduk  digunakan  menanduk  kawannya  yang tidak  punya  tanduk,  maka besuk  di hari Qiamah  ganti disuruh  nenanduk. 

Demikian juga  kita yang  diciptakan  gagah  perkasa, kemudian  memukul  yang lemah,  malaki,  dan lain-lain,  nanti juga dituntut  balas. 

Oleh  karena itu tidak ada alasan sombong  bagaimanapun keadaan kita  , karena  hakikatnya  semuanya  akan dimintai  pertanggungjawaban.

Alhamdulillah  kita semua  masih diberikan  kesempatan  bertemu  dengan bulan romadhon  yang semua  amalan  dilipatgandakan pahalanya.

Sementara  teman-teman  kita sudah  menghadap  Allah,  saudara  kita sudah dipanggil  Allah  lebih dahulu. 

Pada jaman wabah, mungkin  diantara  kita  pernah sakit,  bahkan hampir  mati   tapi Allah  masih  menghendaki  kita hidup  di dunia.  Kita syukuri  dengan memperbaiki  akhlaq budi pekerti,  bergaul  dengan  sesama  yang baik,  jangan "adigang adigung  adiguno". Ternyata  masih banyak  yang perlu  kita perbaiki  ya. 

Ada di desa itu,  sholatnya  tertib, puasa  lancar tapi  "satru....," tidak usah satru,  biarlah  kalau ada perkara  yang tidak adil  nanti Allah yang menyelesaikan. Karena  tidak ada yang merugikan.  Justru  yang merugikan  adalah diri kita sendiri. 

Persiapan yang ketiga adalah harta. Kita gunakan untuk  bekal ibadah di bulan romadhon,  kita keluarkan sebagian harta kita di jalan Allah , untuk  berinfak,  memberi  buka orang  yang berpuasa. Kalau tidak punya  bisa menggunakan  tenaga kita untuk  bersih  bersih masjid, karena kotoran dimasjid itu  menjadi mahar  bidadari  di surga.
Atau bisa mengajari  agama  pada murid murid kita, membaca Al Qur'an  dan lain-lain.  Semuanya  akan mendulang  pahala. 

Ini refleksi  hari pertama  di bulan Romadhon,  semoga  kita diberi  sehat  sekeluarga,  diberi rezeki yang berkah  dan puasa dan amalan  kita diterima oleh Allah SWT. 

Magetan,  3 April 2022